SULUAH VOLUME 21 NO. 2, DESEMBER 2018 TRADISI DAN HARMONI KEHIDUPAN
Upacara tabuik di Pariaman sampai saat ini masih dilaksanakan seperti apa adanya yaitu pada tanggal 1 – 10 Muharram tiap tahunnya. Pengkisahan peristiwa perang karbela tetap ditampilkan sebagaimana biasanya. Rangkaian demi rangkaian kegiatan terlaksana dengan teratur tanpa ada pengaruh dari unsur lain. Pelaksanaan upacara tetap mempertahankan nilai-nilai luhur yang ada dengan penghayatan dan …
Upacara adat kematian di daerah tertentu di Minangkabau ternyata masih ada yang menyelenggarakan. Adat memakai tidak dilarang asalkan tidak bertentangan dengan ajaran agama (agama Islam). Di kanagarian Pauh IX bila ada kematian maka di depan rumahnya ditegakkan payung. Payung tidak ditegakkan bila yang meninggal dunia itu : orang yang telah melanggar adat seperti kawin se-suku, orang yang Belem…
Dalam pelaksanaan perkawinan tahap demi tahap memerlukan dana dan tenaga yang cukup banyak. Disana terlihat betapa penting peranan kaum kerabat. Kaum kerabat tidak saja sebagai penyandang dana tetapi sekaligus sebagai pelaksana. Mamak adalah orang yang bertanggung jawab penuh terhadap kelangsungan acara tersebut. Para kemenakan baik laki dan perempuan mempunyai peranan sendiri. Selain itu juga …
Dinamika kehidupan surau di Pariangan sepanjang tahun 1960-1990 mengalami pasang-surut yang dapat diamati perubahannya. Sebagai institusi yang berangkat dari kebudayaan lokal, surau mempertemukan dua elemen dasar masyarakat yaitu agama dan adat. Agama dan adat merupakan elemen yang saling mengisi satu sama lain. Dalam kehidupan masyarakat Pariangan, surau merupakan tempat aktualisasi nilai-nila…
Dalam buku Bunga Rampai yang mengangkat tema Adat dan Budaya Masyarakat di Sumatera Barat ini terdapat empat artikel. Empat artikel tersebut semuanya mengenai budaya baik itu menyangkut mengenai pendidikan, tata krama, kesenian, dan kumpulan masyarakat. Adapun empat artikel tersebut meliputi: (1) Peran Mamak Dalam Pendidikan Di Minangkabau Studi Kasus di Nagari Pandai Sikek. Di Nagari Pandai Si…
Jurnal Suluah Volume 20 Nomor 1, Juni 2017 ini memuat 18 (delapan belas) artikel dan 1 resensi dibawah tema “Pemajuan Kebudayaan Dalam Mozaik Tradisi Dan Kearifan Lokal”. Adapun 18 (empat belas) artikel dan 1 resensi tersebut meliputi : 1. Nilai-Nilai Perjuangan Masyarakat Koto Tinggi Dan Sumpur Kudus Pada Masa Pemerintahan Darurat RI oleh Zusneli Zubir 2. Nampun Kule : Jaminan Sosial, E…
Tatakrama yang berlaku di Nagari Air Bangis secara umum tidak jauh berbeda dengan tatakrama di nagari lain di Sumatera Barat. Hal ini bisa dimengerti karena orang-orang yang tinggal dalam satu nagari sebahagian besar berlatar belakang budaya Minangkabau dan beragama Islam. Penggunaan tatakrama dalam kerabat maupun diluar kerabat di Nagari Air Bangis pada prinsipnya tidak banyak perbedaan dan ma…