Pendudukan Jepang di Lembang Jaya hanya sebentar, namun menimbulkan dampak yang luar biasa bagi kehidupan masyarakat. Masa pemerintahan militer Jepang di Lembang Jaya, pada mulanya masyarakat dijanjikan dengan hal yang muluk-muluk dengan keadaan yang lebih baik dari masa pemerintahan Hindia Belanda. Tetapi kenyataan yang terjadi keadaan ekonomi masyarakat justru semakin parah. Hal itu dilakukan…
Sejarah Inderapura adalah sejarah panjang kemanusiaan yang terus menerus berdialektika. Nilai-nilai kemanusiaan yang rapuh diterjang napsu dan angkara murka kolonialisme yang menggerogoti kawasan Pantai Barat Sumatera. Dari perjalanan sejarahnya yang panjang bermula dari masa Indrajati, bahkan beberapa abad sebelum masehi, sampai penghujung abad ke-20 ketika berstatus regent terlihat pasang sur…
Penduduk kota Jakarta terdiri atas berbagai etnis (Betawi, Sunda, Jawa dan suku bangsa dari berbagai wilayah di nusantara) dan bangsa (Eropa, India, Arab dan Cina). Diantara mereka tampaknya yang berperan di dalam memberikan nama unsur geografi ialah penduduk pribumi (Jawa, Sunda dan Betawi) dan tentu saja Belanda yang memang sangat lama memegang kekuasaan di Batavia. Yang istimewa karena memil…
Secara geografis luas wilayah Indonesia, dengan jalur laut dua belas mil, adalah lima juta km2 yang terdiri atas enampuluh dua persen adalah laut dan tigapuluh delapan persen adalah darat. Jelas laut merupakan unsur utama, kemudian darat, yang membentuk wilayahnya. Itulah sebabnya Indonesia disebut Negara Maritim. Ini mengindikasikan bahwa sejarah Indonesia sejak zaman bahari berhubungan dengan…
Proses migrasi orang Bugis di Bengkulu pada awalnya didorong oleh pecahnya konflik didistrik Wajo ( Sulawesi Selatan ) antara penguasa Benteng dengan Raja Tasuro, yang menyebabkan keluarga Daeng Marupa (adik penguasa Benteng) meninggalkan negerinya menuju Indrapura. Keberadaan orang-orang Bugis di Bengkulu semakin mantap setelah terjadinya jalinan kekerabatan dengan para kepala pribumi setempat…
MAJALAH SEJARAH DAN BUDAYA VOL. 13 NO. 1 NOVEMBER 2009
Dinamika kehidupan surau di Pariangan sepanjang tahun 1960-1990 mengalami pasang-surut yang dapat diamati perubahannya. Sebagai institusi yang berangkat dari kebudayaan lokal, surau mempertemukan dua elemen dasar masyarakat yaitu agama dan adat. Agama dan adat merupakan elemen yang saling mengisi satu sama lain. Dalam kehidupan masyarakat Pariangan, surau merupakan tempat aktualisasi nilai-nila…