Sejarah Inderapura adalah sejarah panjang kemanusiaan yang terus menerus berdialektika. Nilai-nilai kemanusiaan yang rapuh diterjang napsu dan angkara murka kolonialisme yang menggerogoti kawasan Pantai Barat Sumatera. Dari perjalanan sejarahnya yang panjang bermula dari masa Indrajati, bahkan beberapa abad sebelum masehi, sampai penghujung abad ke-20 ketika berstatus regent terlihat pasang sur…
Dalam sejarah kemerdekaan, perjuangan mengusir penjajah menjadi elemen utama dinamika masyarakat, yang makin menemukan bentuknya di masa revolusi. Periode 1945-1950 adalah periode ketika perlawanan mencapai level yang paling sublimatif. Perjuangan rakyat Bengkulu menunjukkan karakteristiknya sendiri. Berbagai pertempuran, seperti pertempuran Tabarena, Curup, menjadi saksi kegigihan rakyat…
Rahmah El Yunusiyah dilahirkan di Kota Padang Panjang, tanggal 29 Desember 1900. Selain belajar ilmu agama, kesehatan dan kebidanan, ia juga belajar cara bertenun, memasak, menjahit. Pada masa penjajahan Belanda, Rahmah El Yunusiyah menganut politik non-kooperasi dengan Belanda. Perjuangannya dalam pendudukan Jepang telah meninggalkan politik non-kooperasi. Politik yang dilakukannya yaitu polit…
Mobilitas sosial penduduk yang terjadi di Kota Bukittinggi disebabkan oleh faktor yang bersifat fisik dan non fisik. Faktor yang bersifat fisik meliputi daya tarik kota (daerah tujuan) dan daya dorong desa (daerah asal). Adapun faktor non fisik adalah merantau dalam budaya Minangkabau yang masih berlaku sampai saat ini, termasuk bagi masyarakat Kota Bukittinggi dan sekitarnya. Proses mobilitas …
BERKALA ARKEOLOGI VOL. 37 NO. 1 - MEI 2017
SANGKHAKALA VOL. XIV NO. 2, NOVEMBER 2011
JURNAL HASIL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ARKEOLOGI VOL. 4 NO. 1 JUNI 2015
Dalam pelaksanaan perkawinan tahap demi tahap memerlukan dana dan tenaga yang cukup banyak. Disana terlihat betapa penting peranan kaum kerabat. Kaum kerabat tidak saja sebagai penyandang dana tetapi sekaligus sebagai pelaksana. Mamak adalah orang yang bertanggung jawab penuh terhadap kelangsungan acara tersebut. Para kemenakan baik laki dan perempuan mempunyai peranan sendiri. Selain itu juga …
Berkala Arkeologi edisi Mei 2017 ini memuat 6 (enam) artikel dari berbagai peneliti yaitu dari Balai Arkeologi Daerah Istimewa Yogyakarta, Balai Arkeologi Bandung, Jurusan Ilmu Arkeologi Universitas Gadjah Mada, dan Jurusan Arkeologi Universitas Udayana. Artikel yang dimuat dalam Vol. 37 ini memiliki tema beragam yang merepresentasikan hasil penelitian arkeologi dari berbagai kurun periodisasi…
KABA SI SARIPOEDI (KAJIAN ISI DAN NILAI BUDAYA) Kaba, sebagai suatu jenis karya sastra yang dimiliki oleh masyarakat Minangkabau, merupakan kekayaan budaya dan sastra yang memang menarik untuk diketahui. Dalam cerita Kaba si Saripoedi, tergambar bagaimanakehidupan masyarakat Minangkabau pada masa akhir abad ke 19. Kehidupan amsyarakat dahulu yang masih lekat dengan adat dan kebiasaan kekerab…