Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PERGESERAN NILAI BUDAYA RIMPU PADA MASYARAKAT BIMA (MBOJO), KELURAHAN NITU, KECAMATAN RABA, KOTA BIMA
Penanda Bagikan

Text

PERGESERAN NILAI BUDAYA RIMPU PADA MASYARAKAT BIMA (MBOJO), KELURAHAN NITU, KECAMATAN RABA, KOTA BIMA

I GUSTI NGURAH JAYANTI - Nama Orang; NI LUH ARIANI - Nama Orang; I GUSTI AYU AGUNG SUMARHENI - Nama Orang;

Rimpu merupakan suatu tradisi yang telah ada sejak budaya Bima ada. Namun dalam perkembangannya rimpu menyesuaikan dengan keadaan pada zamannya. Rimpu sebagai kearifan lokal masyarakat Bima menyesuaikan dan termodifikasi ke dalam nilai-nilai islami. Hal itu dapat dilihat dari bentuk dan fungsinya yang tidak hanya sebagai identitas budaya, namun mengarah pula sebagai identitas agama yang bersendikat sariat dimana setiap perempuan muslim yang telah menginjak dewasa hendaknya menutup aurat. Rimpu memiliki dua fungsi yaitu fungsi adat dan fungsi agama. Rimpu terdiri dari dua sarung yaitu untuk bagian atasan dan bagian bawah yang disebut segentu. Ada dua jenis rimpu, yakni rimpu rimpu cili (colo) yaitu untuk perempuan yang belum berumah tangga dan dalam pemakaian rimpu harus menutupi keseluruhan kepala hingga leher kecuali mata masih diberikan ruang untuk melihat. dDan rimpu Mpida diperuntukkan bagi perempuan yang telah menikah atau berumahtangga. Beberapa cara yang ditempuh oleh pemerintah kota Madya Bima dan Kabupaten Bima agar budaya Rimpu ini tidak hilang yaitu menyelenggarakan festival budaya terutama mengajak para muda dan masyarakat berpartisipasi untuk menggunakan rimpu sebagai bagian dari budaya yang harus dijaga bersama.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TDK-391 (390-399) IGU P
Penerbit
Bali : KEPEL PRESS., 2018
Deskripsi Fisik
xiv + 108hlm ; 15cm x 23cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-356-213-8
Klasifikasi
TDK-391 (390-399)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?