Seni karawitan genjek mulanya adalah suatu tradisi petani di wilayah Karangasem. Seni ini telah dikenal sejak zaman masa feudal atau kerajaan di Bali khususnya di Karangasem. Kesenian ini telah hadir di masyarakat dan mentradisi atau membudaya, yang dilakukan oleh para petani dan warga masyarakat sejak dulu sebagai selingan atau mengisi waktu luang takkala selesai bekerja di sawah atau tegalan…
Pada jaman dahulu Tebe berfungsi sebagai sarana para pria lajang untuk mencari jodoh lewat alunan-alunan pantun, dan dibalas juga dengan pantun oleh pihak perempuannya serta bisa dilaksanakan semalam suntuk. Dalam bentuk/pola Tebe boot, para penari Tebe perempuan berada di belakang para penari Tebe laki-laki dengan bentuk setengah lingkaran. Sedangkan para penari Tebe laki-laki berada di depa…
Pendidikan multikultural merupakan respons terhadap perkembangan keragaman populasi sekolah, sebagaimana tuntutan persamaan hak bagi setiap kelompok. Hal ini dapat diartikan bahwa pendidikan multikultural adalah pendidikan yang mencakup seluruh siswa tanpa membedakan kelompok-kelompoknya, seperti gender, etnis, ras, budaya, strata sosial, dan agama. Dalam aktivitas pendidikan manapun, peserta d…
Tradisi natoni pada masyarakat Timor Tengah Utara, khususnya di Kecamatan Insana Tengah, masih memegang tradisi natoni dengan baik. Natoni artinya berbicara, selain itu dapat juga diartikan sebagai pidato singkat yang disampaikan dalam acara-acara adat menurut situasi tertentu. Bentuk-bentuk natoni memiliki keragaman dan tingkat kesulitan yang berbeda, hal ini sangat tergantung dari situasi dan…
Rimpu merupakan suatu tradisi yang telah ada sejak budaya Bima ada. Namun dalam perkembangannya rimpu menyesuaikan dengan keadaan pada zamannya. Rimpu sebagai kearifan lokal masyarakat Bima menyesuaikan dan termodifikasi ke dalam nilai-nilai islami. Hal itu dapat dilihat dari bentuk dan fungsinya yang tidak hanya sebagai identitas budaya, namun mengarah pula sebagai identitas agama yang bersend…