Sejarah dan fungsi bangunan Gedung Agung Yogyakarta sebagai salah satu dari istana-istana presiden RI cukup panjang dan penuh keunikan baik pada masa pemerintahan VOC, Republik Bataaf, Interregnum Inggris, India Belanda, pendudukan balatentara Jepang, maupun RI. Patutlah apabila barang ini dipelihara dan dilindungi sesuai Monumenter Ordonantie 1931. Sampai saat ini Gedung Agung tetap berfungsi …
Upacara Saparan yang dilakukan di daerah Desa Ambarketawang, Camping dan Desa Widadamartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman adalah merupakan salah satu upacaratradisional yang masih tetap hidup dan berkembang di daerahnya masing-masing. Upacara tradisional Saparan di daerah Desa Ambarketawang, Gmaping, Sleman, yang dikenal dengan nama Upacara tradisional Penyembelihan Bekakak di Gunung Camping Yogy…
Secara umum kerajinan tradisional yang terdapat di Yogyakarta dapat dibagi dua, yaitu kerajinan yang berorientasi kepada aspek estetis seperti kerajinan perak, batik dan gerabah kreasi baru, serta kerajinan yang berorientasi kepada aspek fungsional seperti kerajinan pande besi, serabut kelapa, anyaman bambu, dan gerabahbentuk tradisional. Pengetahuan dan keterampilan kerajinan yang dimiliki oel…
Dalam suasana revolusi, segala komando perjuangan sebagai pelaksanaan perlawanan rakyat Indonesia terhadap kolonial Belanda dilancarkan dari Yogyakarta. Pada tanggal 30 Juni 1949, terjadi pemulihan kedaulatan, dimana pasukan Belanda ditarik mundur dan secara berangsur meninggalkan Indonesia yang dimulai dari Yogyakarta. Suasana revolusi semakin semarak sejak Yogyakarta menjadi Ibukota set…
REFLEKSI NILAI-NILAI BUDAYA JAWA : SUATU KAJIAN TERHADAP SERAT SAKEBER Naskah lama yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjudul Serat Sakeber, isinya tentang Legenda Raja-raja Jawa. Serat Sakeber merupakan salah satu karya sastra klasik yang mengandung nilai-nilai luhur warisan nenek moyang, yang berupa nasehat, piwulang, wejangan yang sangat berguna bagi bekal kehidupan manusi…
Dari analisis sekilas ini tampak jelas bahwa pujangga Yasadipura menyajikan konsep pemerintahan dengan warna Islam. Ini berarti bahwa sang pujangga mencari jalan keluar dari tradisi Pemerintahan yang barang kali sudah terlihat kelemahannya dengan makin terkepung dari dunia perdagangan oleh VOC. Jalan keluar yang disajikan oleh Yasadipura adalah tata pemerintahan berwarnaIslam seperti tampak jel…
Buku ini merupakan kajian dan analisis naskah lama dari daerah Yogyakarta. isinya tentang makna tumbuh-tumbuhan dan bangunan yang berada di lingkungan kraton. Nilai yang terkandung di dalam naskah ini adalah nilai ketuhanan, tatakrama, dan sopan santun yang sangat diperlukan dalammembentuk manusia Indonesia seutuhnya.
SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Gotong royong yang berasal dari kata Jawa yakni gotong yang artinya bekerja dan royong yang artinya sama menunjukkan kepada kita suatu kegiatan kerja sama. Didalam masyarakat yang tradisional seperti masyarakat pedesaan, bentuk sumbangan atau sumbang menyumbang itu bermacam-macam ; ada yang berupa bahan makanan dan minuma…
SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Gotong royong yang berasal dari kata Jawa yakni gotong yang artinya bekerja dan royong yang artinya sama menunjukkan kepada kita suatu kegiatan kerja sama. Didalam masyarakat yang tradisional seperti masyarakat pedesaan, bentuk sumbangan atau sumbang menyumbang itu bermacam-macam ; ada yang berupa bahan makanan dan minuma…
Masa pemerintahan Sri Paku Alam VII ditandai oleh rasa kebijaksanaan dan tanggung jawab yang tinggi. Tujuan utamanya ialah demi perdamaian yang merupakan induk dari kemakmuran rakyat. Mengenai pribadinya, ia adalah penganut dari azas-azas yang telah ditentukan oleh para leluhurnya, yaitu bahwa seorang pemimpin yang ingin mencapai kedudukan yang kukuh, harus berusaha mengabdi dengan tulus untuk …