Kebutuhan pokok Kelurahan Seloharjo diantaranya makan, minum, pakaian dan juga alat-alat rumah tangga yang lain. Karena pada umumnya keadaan ekonomi mereka itu belum kuat, maka jumlah barang-barang yang dimiliki tidak banyak, sedang kualitas barang itu sangat sederhana pula. Selain kebutuhan pokok tersebut, masih ada lagi barang-barang lain yang dibutuhkannya. Barang-barang itu merupakan keleng…
Konsep makan/minum bagi masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya baik di desa, kota maupun dari golongan bangsawan kraton yang erat kaitannya dengan nafsu makan dan rasa lapar yaitu adanya kebiasaan makan lengkap, termasuk waktu makan, jenis dan tata cara mengikuti ketentuan-ketentuan budaya dari setiap kelompok masyarakat. Makanan dan minuman merupakan kebutuhan pokok manusia dalam u…
Upacara daur hidup golongan bangsawan di daerah Yogyakarta meliputi upacara masa kehamilan, kelahiran dan masa bayi, masa kanak-kanak, dan masa dewasa. Upacara masa kehamilan golongan bangsawan di Yogyakarta diantaranya upacara mitoni, ningkebi/tingkeban jatuh pada hari selasa atau sabtu yang diselenggarakan pada siang atau sore hari. Kalau saat kelahiran telah tiba, tapi belum juga lahir maka …
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta masih memegang teguh adat kebiasaan mereka, naluri akan tradisi yang telah diwarisi turun-temurun dari nenek moyang. Menyimak upacara tradisional dalam kaitannya dengan peristiwa alam dan kepercayaan yang terdapat di DIY maka akan kita dapati unsur-unsur dalam upacara-upacara itu yang dapat kita kaji bersama mampu dan tidaknya untuk mendukung kelestarian ad…
Upacara Saparan yang dilakukan di daerah Desa Ambarketawang, Camping dan Desa Widadamartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman adalah merupakan salah satu upacaratradisional yang masih tetap hidup dan berkembang di daerahnya masing-masing. Upacara tradisional Saparan di daerah Desa Ambarketawang, Gmaping, Sleman, yang dikenal dengan nama Upacara tradisional Penyembelihan Bekakak di Gunung Camping Yogy…
BABAD PRAYUD I Tumenggung Arungbinang melapor kepada Sultan bahwa dia mendengar dari seorang pertapa yang mengatakan bahwa Negeri Kartasura akan mengalami huru-hara, bahkan di tanah Pagelen juga mengalami perang besar. Para tumenggung Surakarta dan Yogyakarta merencanakan siasat penyerbuan bersama dipimpin oleh Tumenggung Arungbinang. Hubungan Surakarta-Yogyakarta menjadi tegang. Ketegangan …