Desa Sidetapa yang terletak di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng memiliki berbagai upacara yang relatif unik karena upacara-upacara yang hanya terdapat di desa ini dan upacara yang pelaksanaannya juga dalam waktu tertentu seperti upacara briyang agung. Upacara ini dilaksanakan dalam jangka waktu setiap 3 tahun sekali apabila tidak ada halangan, namun jika ada halangan bahkan lebih dari 5 tah…
Masyarakat Jembrana adalah masyarakat yang memang suka mabarung, yaitu mengadakan pertandingan seperti jegog mabarung, kendang mabarung, mabente (adu kaki), majangka (panco), makepung, dll. Warisan budaya nonbenda yang sangat spesifik dimiliki oleh masyarakat Jembrana dan telah menjadi salah satu identitasnya adalah makepung. Makepung adalah suatu atraksi pacuan atau balapan kerbau yang hanya t…
Seni karawitan genjek mulanya adalah suatu tradisi petani di wilayah Karangasem. Seni ini telah dikenal sejak zaman masa feudal atau kerajaan di Bali khususnya di Karangasem. Kesenian ini telah hadir di masyarakat dan mentradisi atau membudaya, yang dilakukan oleh para petani dan warga masyarakat sejak dulu sebagai selingan atau mengisi waktu luang takkala selesai bekerja di sawah atau tegalan…
Suku Bugis dan Bajo merupakan suku laut dan orang laut yang sangat luar biasa, mereka mampu mengarungi lautan Nusantara bahkan sampai ke luar negeri. Hal ini didorong oleh jiwa bahari mereka dan budaya passompe (budaya niaga)yang telah mendorong mereka menyebar khususnya pada wilayah pelabuhan laut yang menajdi pusat perdagangan pada masa lalu. Mereka terdesentralisasi pada wiayah pelabuhan se…
Kesenian tradisional masyarakat Bayan yang disebut tari tanda gerak (gegeruk tandak) adalah tarian yang dimainkan oleh 13 (tiga belas) orang yang menari membentuk formasi barisan memanjang atau lingkaran, dimana semuanya menari dan melawas atau menembang, hingga saling berbalas pantun. Mereka menari pun tidak membutuhkan alat musik pengiring. Musik pengiring mereka cukup hanya bunyi-bunyian yan…
Pada jaman dahulu Tebe berfungsi sebagai sarana para pria lajang untuk mencari jodoh lewat alunan-alunan pantun, dan dibalas juga dengan pantun oleh pihak perempuannya serta bisa dilaksanakan semalam suntuk. Dalam bentuk/pola Tebe boot, para penari Tebe perempuan berada di belakang para penari Tebe laki-laki dengan bentuk setengah lingkaran. Sedangkan para penari Tebe laki-laki berada di depa…
Kumpul Kope adalah satu bentuk tradisi yang dilakukan oleh warga masyarakat Cancar sebagai bentuk solidaritas masyarakat dalam rangka mendukung kemajuan pendidikan di Desa Cancar, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Tradisi kumpul kope ini awalnya kumpul Ase ka’i yang dilakukan jika anggota keluarga yang akan menikah kekurangan dana maka dilakukanlah kumpul ase ka’i untuk pengumpulan dan…