Saat ada orang meninggal dunia, hal yang biasa dilakukan adalah saudara melayat ke rumah duka dengan membawa berbagai sumbangan dalam bentuk apapun. Mayat dapat dibiarkan selama dua sampai tiga hari untuk dilihat oleh saudaranya, pada hari yang terakhir akan dikubur (pada zaman dahulu dikremasi/dibakar). Jika yang meninggal orang yang paling dikasihi, biasanya ada wanita yang memotong jari tang…
HIYAKHE JURNAL SEJARAH DAN BUDAYA VOL. 03 NO. 1 DESEMBER 2013
Maibrat adalah salah satu suku besar yang mendiami wilayah Kepala Burung. Mereka tinggal dan menempati daerah sekitar danau Ayamaru, tepatnya disebelah barat dan selatan danau tersebut. Menurut adat Maibrat perkawinan adalah upaya mempersatukan keluarga besar (luas) dan bukan semata pihak-pihak yang dalam hal ini terbatas pada kedua keluarga inti (pihak laki-laki dan wanita), semata. Dengan me…
Etnis Find yang mendiami Kampung Find/Senggi di wilayah Distrik Senggi memiliki bentuk keepemimpinan yang mengacu pada pembagian dalam 3 keret, yaitu Sing-Swal, Tomfal-Yamfal, Fun-Diryun yang dipimpin oleh kepala-kepala keret yang bersifat otonom (mandiri). Kriteria yang digunakan dalam bentuk menentukan seorang kepala keret masih menggunakan kriteria asli dalam tradisi etnis Find. Pet linipek…
Orang Teluk Bintuni mengenal sistem kepemimpinan sejak nenek moyang mereka, yang dikatakan orang bintuni adalah orang yang terdiri dari 7 sub suku yang mendiami teluk tersebut antara lain : sub suku Wamesa, Sebyar, Kuri, Irarutu, Moskona, Sumuri dan Sough. Karena ada perkembangan pembangunan mereka membentuk satu lembaga adat yang tujuannya adalah menampung aspirasi dari masyarakat-masyarakat y…