Sukarno dan Kyai Haji Ahmad Dahlan adalah tokoh-tokoh pemikir dalam paham kebangsaan yang tidak asing bagi bangsa dan rakyat Indonesia. Rasa kebangsaan Soekarno dikatakan dengan tegas yaitu sikap konfrontasi terhadap imperialisme dan kolonialisme. Perjuangan untuk melenyapkan imperialisme dan kolonialisme terlihat ketika tahun 1955 menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika yang berhasil merumuska…
Para ulama sejak sebelum proklamasi sudah aktif berjuang dengan gigih. Lebih lagi pada zaman revolusi fisik mereka ikut mempertahankan kemerdekaan. Hal ini dapat ditelusuri dari kisah pertempuran Kotabaru 7 Oktober 1945. Selain persiapan diplomasi, para pejuang yang dimotori oleh ulama juga mempersiapkan fisik lainnya yang mendukung keberhasilan dalam merebut senjata Jepang yang ada di markas B…
Kehidupan ekonomi dan budaya di Banyumas mengawali era baru sejak Banyumas diekploitasi pihak kolonial. Pada akhir abad 19 sampai awal abad 20, pemerintah kolonial Belanda mulai melaksanakan eksploitasi ekonomi dan penetrasi kekuasaan yang luas. Agar dapat memperoleh keuntungan maksimal, usaha itu dilakukan secara besar-besaran dengan menggunakan tanah pertanian dan tenaga penduduk. Keberhasila…
Agresi Militer II Belanda ke Ibukota Negara Republik Indonesia, Yogyakarta, pada tanggal 19 Desember 1948 oleh tentara pendudukan Belanda, menyebabkan banyak pemimpin pemerintahan ditangkap. Pemimpin-pemimpin yang masih sempat menyingkir ke luar kota melanjutkan perlawanan terhadap Belanda secara perang gerilya. Perang gerilya disebkan oleh situasi ynag sangat mendesak, juga karena kondisi yang…
Moh. Hatta, HOS. Tjokroaminoto dan IJ. Kasimo adalah tokoh-tokoh pemikir paham kebangsaan yang tidak asing lagi bagi bangsa Indonesia. Pribadi dan pemikiran Moh. Hatta terbentuk di lingkungan keluarga yang sangat taat pada agama Islam dan anti penjajah. Pendirian, sikap dan pemikiran Hatta yang tegas, teguh dan bebas tercermin dalam perjuangannya baik selama masa pergerakan, masa merebut kemerd…
Dapat dikatakan hampir seluruh penduduk di Desa Wonocolo bekerja dalam bidang pertambangan minyak tradisional. Pekerjaan tersebut diantaranya sebagai penambang, tengkulak minyak mentah, penyuling minyak, tengkulak minyak tanah/solar, parengkek hingga penjual sisa pembakaran/kerak. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak pemerintahan Kolonial Belanda. Namun dibuku ini hanya membahas dua periode yaitu…
Salah satu perkumpulan dagang Belanda yang memiliki andil dalam pengusahaan perkebunan dan pabrik gula adalah Handel Vereeniging Amsterdam (HVA), yang memiliki kantor perwakilan di Surabaya. Pabrik gula yang didirikan HVA ini salah satunya yaitu Pabrik Gula Djatiroto di Lumajang, Jawa Timur. Pabrik tersebut sebenarnya adalah pengembangan dari pabrik gula Ranupakis yang berlokasi di Klakah, Luma…
Masuknya pendidikan modern di kalangan masyarakat Kota Yogyakarta memiliki akibat yang positif dan negatif. Kemerosotan status sosial golongan bangsawan atau priyayi menimbulkan terbentuknya trah, khususnya trah keturunan bangsawan. Keberhasilan mencapai status sosial tertentu dalam masyarakat dari golongan wong cilik, juga menimbulkan kebanggaan tersendiri dari para keturunannya dan mereka me…
Pada masyarakat pedesaan yang sebagian besar penduduknya masih berpikir secara sederhana pengetahuan mereka tentang pengobatan itu pada umumnya berkaitan erat dengan sistem kepercayaan yang diyakininya. Dalam usaha mencari sebab penyakit, masyarakat lebih berpangkal pada sistem etiologi personalistik. Sehingga sistem pengobatannya pun dilakukan secara tradisional. Dalam hal ini tidak mengesampi…
Dalem Jayadipuran sebagai salah satu dalem pangeran di wilayah keratin Yogyakarta ini ternyata sangat berbeda dengan dalem pangeran lain yang ada di Yogyakarta. Hal ini bisa dilihat dari bentuk bangunannya maupun peran dari dalem tersebut. Dalem Jayadipuran selain berperan untuk pengembangan budaya ternyata pemilik dalem ini juga menyediakan tempat untuk kegiatan yang berkaitan dengan gerakan k…