Ngesti Pandowo merupakan salah satu kelompok seni pertunjukan yang profesional usianya sudah cukup tua sehingga syarat pengalaman karena berdiri sejak tahun 1937, yakni sejak Indonesia masih dijajah oleh orang Eropa (Belanda). Pada masa berdirinya Ngesti Pandowo sempat berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain sebelum akhirnya menetap di kota Semarang. Di kota tersebut wayang orang ini menga…
Kesenian Ebeg merupakan merupakan salah satu kesenian tradisional di Banyumas. Nama Ebeg ini dikenal di wilayah Banyumas, sedangkan di daerah lain dikenal dengan nama lain seperti kuda lumping, jathilan, jaran dhor, barongan. Hampir setiap desa yang ada di Banyumas memiliki kesenian Ebeg ini. Kesenian ini dikatakan sebagai seni budaya yang berasal dari Jawa Banyumasan karena didalamnya tidak ad…
Tradisi membatik yang dilakukan oleh masyarakat Laweyan, tidak terlepas dari sejarah keberadaan Kampung Laweyan itu sendiri yang tumbuh di tengah-tengah masyarakat birokrat kerajaan. Bertambahnya kekayaan para pengusaha batik ternyata erat kaitannya dengan naiknya status sosial para pengusaha batik. Hal itu dibuktikan dengan pemberian gelar mbok mase, yaitu gelar untuk para majikan (pengusaha b…
Reyog Ponorogo merupakan suatu kesenian yang sudah ada sejak zaman Majapahit yang diciptakan oleh Demang Suryangalam. Demang Suryangalam awalnya adalah pujangga muda kerajaan atau Pujangga Anom yang berusaha mengingatkan Prabu Brawijaya V untuk menegakkan kewibawaannya dengan tidak terlalu mengikuti kemauan sang istri. Namun tindakan tersebut membuat Sang Raja tidak berkenan dan malah mengusir …
Basiyo merupakan seorang pelawak yang berasal dari Yogyakarta. Dengan menggunakan Bahasa Jawa, lawakan Basiyo pada masa hidupnya terkenal di daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah melalui siaran radio, televisi (TVRI) dan berbagai rekaman. Lawakannya sering disebut sebagai Dagelan Mataram, sesuai dengan nama acaranya di RRI Yogyakarta. Selain melawak, Basiyo juga berhasil mempopulerk…
Kehidupan ekonomi dan budaya di Banyumas mengawali era baru sejak Banyumas diekploitasi pihak kolonial. Pada akhir abad 19 sampai awal abad 20, pemerintah kolonial Belanda mulai melaksanakan eksploitasi ekonomi dan penetrasi kekuasaan yang luas. Agar dapat memperoleh keuntungan maksimal, usaha itu dilakukan secara besar-besaran dengan menggunakan tanah pertanian dan tenaga penduduk. Keberhasila…
Dapat dikatakan hampir seluruh penduduk di Desa Wonocolo bekerja dalam bidang pertambangan minyak tradisional. Pekerjaan tersebut diantaranya sebagai penambang, tengkulak minyak mentah, penyuling minyak, tengkulak minyak tanah/solar, parengkek hingga penjual sisa pembakaran/kerak. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak pemerintahan Kolonial Belanda. Namun dibuku ini hanya membahas dua periode yaitu…
Dari berbagai temuan melalui penelitian lapangan ini ternyata generasi muda di Yogyakarta tidak perlu dikhawatirkan akan kepeduliannya terhadap lagu-lagu perjuangan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Mereka masih menghargai hasil karya para komponis Indonesia, karena hasil karya itu secara tidak langsung ikut menumbuhkan semangat nasionalisme, patriotisme dan cinta tanah air. Apresiasi genera…
Situs Sangiran merupakan salah satu kunci untuk pemahaman evolusi manusia, budaya dan lingkungannya. Situs ini melukiskan Homo Sapiens sejak zaman Pleistosen bawah hingga saat ini. Kawasan Situs Sangiran menjadi dilema karena menjadi kawasan yang dihuni penduduk. Masyarakat selaku pemilik lahan yang didalamnya terkandung situs. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa masih banyak terjadi kegiatan…
INDUSTRI DAN KERAJINAN TRADISIONAL VOL. IV, NO. 8 DESEMBER 2009