Dikatakan bahwa ajaran-ajaran yang berupa pitutur luhur itu bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa yang diterima oleh masing-masing sesepuh atau penerima ajaran pertama dari masing-masing organisasi. Ajaran-ajaran yang terbaca dari masing-masing organisasi tersebut jelas antara yang satu dengan yang lainnya ada perbedaan. Persamaan antara organisasi tersebut yaitu : 1. Pada hakekatnya semua warga p…
Kongres Perempuan Indonesia pertama pada tanggal 22-25 Desember 1928 di Dalem Joyodipuran (sekarang kantor Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional) Yogyakarta, merupakan peristiwa yang bersejarah dapat terlaksana dengan sukses berkat kerja keras dan kerjasama yang baik dari segenap anggota pimpinan kongres dengan mendapat dukungan dan bantuan organisasi perjuangan yang ada waktu itu. Didalam…
Awal abad 20 adalah sebagai tolak ukur dari gerakan pembaharuan Islam di Indonesia, terutama di bidang politik. Dua macam gerakan ini, masing-masing dari gerakan pembaharuan yang berlandasan agama diwakili oleh Haji Agus Salim dan gerakan untuk menghadapi nilai-nilai barat dengan jalan kooperasi yang dilakukan oleh Muhammad Husni Thamrin melalui Gemeentered dan Volksraad. Sebagai tokoh dalam ge…
Pada zaman dimana agama Islam sudah mempunyai pengaruh besar di masyarakat baik yang berhubungan dengan agama maupun bagi kehidupan, pada zaman itu pula masuklah nilai moral yang bersumberkan ajaran agama Islam kedalam masyarakat Yogyakarta. Keadaan pendidikan di daerah Yogyakarta pada zaman pengaruh budaya Barat adalah lahirnya sekolah Muhammadiyah yang bercorak Islam dan nasional serta lahirn…
Indonesia adalah salah satu negara di Asia Tenggara yang kemerdekaannya direbut dengan melalui cucuran darah, keringat dan air mata. Dalam upaya mempertahankan kemerdekaan itu, ternyata para seniman mempunyai andil yang cukup besar. Ini terbukti dari peran serta dan keterlibatannya dalam ikut berjuang dalam pertempuran demi pertempuran yang berlangsung sejak tahun 1945 sampai dengan tahun 1949 …
Sukarno dan Kyai Haji Ahmad Dahlan adalah tokoh-tokoh pemikir dalam paham kebangsaan yang tidak asing bagi bangsa dan rakyat Indonesia. Rasa kebangsaan Soekarno dikatakan dengan tegas yaitu sikap konfrontasi terhadap imperialisme dan kolonialisme. Perjuangan untuk melenyapkan imperialisme dan kolonialisme terlihat ketika tahun 1955 menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika yang berhasil merumuska…
Agresi Militer II Belanda ke Ibukota Negara Republik Indonesia, Yogyakarta, pada tanggal 19 Desember 1948 oleh tentara pendudukan Belanda, menyebabkan banyak pemimpin pemerintahan ditangkap. Pemimpin-pemimpin yang masih sempat menyingkir ke luar kota melanjutkan perlawanan terhadap Belanda secara perang gerilya. Perang gerilya disebkan oleh situasi ynag sangat mendesak, juga karena kondisi yang…
Moh. Hatta, HOS. Tjokroaminoto dan IJ. Kasimo adalah tokoh-tokoh pemikir paham kebangsaan yang tidak asing lagi bagi bangsa Indonesia. Pribadi dan pemikiran Moh. Hatta terbentuk di lingkungan keluarga yang sangat taat pada agama Islam dan anti penjajah. Pendirian, sikap dan pemikiran Hatta yang tegas, teguh dan bebas tercermin dalam perjuangannya baik selama masa pergerakan, masa merebut kemerd…
Upacara Sekaten dan Garebeg Mulud di Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu dari sekian banyaknya bentuk pernyataan kebudayaan yang hidup dan berkembang di bumi Indonesia. Dan upacara ini ternyata sampai saat Semarang ini masih tetap mendapat tempat yang baik dalam kehidupan budaya masyarakat, terutama masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta. Upacara sekaten sebagai tradisi melestarikan …
Berbicara tentang upacara kematian tradisional di ke 3 daerah penelitian di Daerah istimewa Yogyakarta menunjukkan variasi yang cukup menarik dan tidak satupun yang benar-benar tradisional murni. Penyelenggaraan upacara kematian ini dimaksudkan untuk mengukuhkan pertalian dan sifat hubungan baik antar si mati dan yang ditinggalkan. Hasil penelitian inipun menunjukkan ciri-ciri umum yang berkait…