Berbagai bentuk kepemimpinan tradisional di masing-masing suku bangsa terus berkembang dan hingga kini di sebahagian masyarakat masih tetap dipertahankan. Sistem kepemimpinan tradisional yang terdapat dalam masyarakat mengingat sistem pemerintahan yang mengatur kehidupan masyarakat secara nasional itu belum sepenuhnya berjalan dengan baik, sehingga sistem kepemimpinan tradisional masih memegang…
Peran pemimpin tradisional yang dikembangkan khususnya pada masyarakat adat Dayak Ngaju adalah Damang, Mantir, dan Pisur/Basir. Pemimpin tradisional masyarakat adat Dayak Ngaju, bukan lagi bertindak sendiri melainkan lebih sebagai fasilitator yang mampu menggerakkan warganya guna mencapai tujuan bersama dalam kehidupan sosial masyarakat. Pemimpin adat adalah seorang yang bertanggung jawab terha…
Sebagai masyarakat petani peladang, hutan dan tanah bagi masyarakat Dayak Maanyan tentunya memiliki arti yang sangat penting dalam kehidupannya. Selain dijadikan untuk letak tempat tinggal tent tanah juga akan mereka olah untuk dijadikan lokasi perladangan untuk kebutuhan hidup. Untuk mengolah dan memanfaatkan lingkungan sekitar masyarakat Dayak Maanyan yang hidup di sekitar hutan memiliki peng…
Organisasi sosial dalam bentuk kerjasama dalam masyarakat Ngaju di desa Sigi disebut Handep dan Haroboh. Bentuk kegiatan ini merupakan transformasi kalimat hatangku menggetu bunu, kangkalu renang mangun betang (bersatu memenangkan peperangan, padu membangun kembali kehidupan). Yang mengandung makna bahwa segala persoalan dapat terselesaikan jika kita dapat bersatu demikian juga pekerjaan-pekerj…
Masyarakat Dayak Maanyan yang hidup di sekitar hutan memiliki pengetahuan tradisional untuk mengolah dan memanfaatkan lingkungan. Dalam mengolah alamnya masyarakat juga sangat bergantung pada tanda-tanda alam dan gejala alam. Pengetahuan terhadap lingkungan alam yang dimiliki diperoleh secara turun temurun dan di jadikan sebagai aturan dan norma dalam mengolah lingkungan demi menjaga hubungan m…
Etnik Dayak yang berada di wilayah Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur, mayoritas penganut agama Kristen. Hal ini disebabkan mayoritas orang Dayak menganggap agama kristen lebih dekat dengan kepercayaan tradisionalnya. Agama itu simbolis, selalu berkaitan dengan simbol-simbol. Kepercayaan tradisional dalam kebudayaan masyarakat Dayak merupakan suatu sistem religi, oleh karena selain memiliki…
Banyaknya suku bangsa yang terdapat di tanah air kita, mengakibatkan semakin beraneka ragam khasana kebudayaan yang perlu diketahui. Bagi masyarakat tradisional bentuk kebudayaan tersebut dapat dilihat pada aktifitas sistem kepercayaan mereka. Masyarakat Dayak Bukit yang tinggal di kaki bukit gunung meratus merupakan salah satu penduduk asli Kalimantan Selatan. Mereka masih hidup dalam kepercay…
Sistem gotong royong merupakan sistem kemasyarakatan yang telah lama dilakukan oleh kelompok manusia dari jaman dahulu hingga sekarang ini. Pada setiap komunitas manusia, pastilah dijumpai adanya aktivitas gotong royong. Gotong royong mengandung makna kerjasama diantara manusia itu sendiri. Pada masyarakat Banjar juga dikenal aktivitas gotong royong dalam bidang kehidupan mereka. Aktivitas goto…
Dalam kehidupan masyarakat Dayak Bakati rasa kekeluargaan dan saling memiliki masih begitu kuat sebab masih di ikat dalam hubungan darah (geneologis). Pada kehidupan masyarakat Dayak ketergantungan terhadap alam sangat tinggi. Bahkan ketergantungan ini mereka refleksikan dengan sistem kepercayaan mereka. Ini dapat dilihat dari sistem kepercayaan mereka yang kompleks. Kompleksitas sistem keperca…
Masyarakat Dayak Meratus merupakan salah satu etnis asli yang mendiami kawasan Kalimantan Selatan. Dayak Meratus merupakan masyarakat yang sederhana dan senantiasa hidup dalam aturan dan norma yang mereka anut, senantiasa dekat dengan alam dan menjaga hubungan dengan alam di sekitarnya serta terikat dengan tradisi-tradisi yang berkaitan dengan kepercayaan yang mereka anut. Mereka percaya bahwa …