Agresi Militer II Belanda ke Ibukota Negara Republik Indonesia, Yogyakarta, pada tanggal 19 Desember 1948 oleh tentara pendudukan Belanda, menyebabkan banyak pemimpin pemerintahan ditangkap. Pemimpin-pemimpin yang masih sempat menyingkir ke luar kota melanjutkan perlawanan terhadap Belanda secara perang gerilya. Perang gerilya disebkan oleh situasi ynag sangat mendesak, juga karena kondisi yang…
Proses demokrasi yang berkembang di DIY, pada awalnya dapat dilihat yaitu periode pengembangan demokrasi di desa pada masa kekuasaan penuh Kasultanan dan Pakualaman; periode dimana pemerintahan harus berjalan dibawah haluan politik ”Demokrasi Terpimpin” dengan basis kekuatan ideologi NASAKOM. Di masa Orde Baru, desa telah dijadikan unit terbawah tangan kekuasaan (negara) yang paling bawah. …
PENGETAHUAN, SIKAP, KEYAKINAN DAN PERILAKU DIKALANGAN GENERASI MUDA BERKENAAN DENGAN PEWARISAN TRADISIONAL DI KOTA SEMARANG JAWA TENGAH Kotamadya Semarang yang merupakan daerah penelitian adalah merupakan daerah perkotaan yang memiliki lingkungan yang sangat kompleks, baik dari segi lingkungan alamnya, penduduknya, segi ekonomi, maupun segi sosial budaya. Tentang Pewaris sebagian besar r…
Secara historis Yogyakarta berawal dari sebuah Kota Istana atau Kota Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang terletak di daerah pedalaman Jawa. Sejak awal tumbuhnya kota istana, Yogyakarta telah dihuni oleh beragam suku bangsa dan etnis itu membawa kebudayaan yang berbeda. Yogyakarta yang terbentuk dari kota istana, sejak awal telah diwarnai dengan kekuatan Belanda. Di awal abad XX, Yogyakarta m…
Keberadaan Tegal sudah lama dikenal sebagai kota pelabuhan, dan mencuat pada masa Mataram Islam difungsikannya sebagai pelabuhan penting pada masa itu. Selanjutnya tidak hanya Mataram saja yang menggunakannya, namun Belanda juga ikut memanfaatkannya apalagi Tegal mempunyai hasil bumi yang baik. Pada tahun 1942 tegal di bawah pemerintah Tentara Jepang. Dengan penuh harap akan adanya perbaikan, p…