Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of DAMPAK MODERNISASI TERHADAP KESENIAN TRADISIONAL ESOT-ESOT DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT
Penanda Bagikan

Text

DAMPAK MODERNISASI TERHADAP KESENIAN TRADISIONAL ESOT-ESOT DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT

HARTONO - Nama Orang; I WAYAN SUDARMA - Nama Orang; I PUTU PUTRA KUSUMA YUDHA - Nama Orang; RAJ. RIANA DYAH PRAWITASARI - Nama Orang;

Pada awalnya peralatan kesenian esot-esot hanya jidur (gendang bambu) dan tug-tug (tambur). Selanjutnya bertambah mandolin dan kuningan (cemprang). Pada tahun 1990-an bertambah casio atau organ. Pada tahun 1993 kesenian ini berkembang di tiga kabupaten yaitu Lombok Tengah, Lombok Timur dan Lombok Barat. Di Lombok Barat kesenian ini disebut tambur, di Lombok Tengah disebut kecimol dan di Lombok Timur disebut esot-esot. Dalam menghadapi era globalisasi, kesenian esot-esot tidak terlepas dari adanya pengaruh modern, baik dari peralatan maupun pakaian dalam berkesenian. Pada mulanya berfungsi untuk kegiatan keagamaan dan berkembang sebagai kesenian untuk hiburan. Pada dasarnya keberadaan kesenian tradisional tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab kelompok tertentu, tetapi menjadi tanggung yang tidak terpisahkan dari semua pihak. Dan proses pelestarian kesenian tradisional membutuhkan waktu yang panjang dan berkesinambungan mulai dari pemahaman dan kepedulian dari berbagai pihak termasuk masyarakat lokal (pendukung) serta kesiapan kemampuan masyarakat mengelola dan memanfaatkannya.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
RKE-781.5 (780-789) HAR D
Penerbit
Bali : KEPEL PRESS., 2018
Deskripsi Fisik
ix + 101hlm ; 15cm x 23cm, ILUS.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-356-222-0
Klasifikasi
RKE-781.5 (780-789)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?