Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of BUDAYA SUKU KUTAI DI BENSEMAR KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Penanda Bagikan

Text

BUDAYA SUKU KUTAI DI BENSEMAR KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Poltak Johansen - Nama Orang;

Kebudayaan merupakan kompleks nilai, gagasan utama serta keyakinan yang mendominasi kehidupan masyarakat. Demikian halnya jika kita melihat kebudayaan yang terdapat pada masyarakat Kutai yang tidak terlepas dari unsur-unsur dari kebudayaan universal tersebut. Hanya tidak semua unsur kebudayaan tersebut saat ini dianggap penting oleh masyarakat Kutai. Dalam kehidupan masyarakat Kutai di Kabupaten Kutai Kartanegara tepatnya di desa Bensemar dalam memandang nilai-nilai budaya yang ada dan yang berkembang senantiasa melihatnya dari sudut pandang agama (Islam). Dalam kehidupan kekerabatan, masyarakat Kutai bersifat bilateral dan parental dan hal ini juga berdasarkan prinsip Islam. Dimana dalam hal ini kedudukan anak wanita dan laki-laki sama dan diperlakukan sama oleh pihak ayah maupun ibu. Demikian juga menyangkut masalah kematian, perkawinan dimana yang menjadi wali sabah adalah dari garis pihak ayah, sesuai dengan ajaran Islam. Dalam bertindak dan bertingkah laku umumnya mereka senantiasa memelihara norma yang berlaku di masyarakat. Dimana masyarakat dalam hidupnya diikat dalam norma, atruran dan ajaran agama yang mengartur mereka dalam bertingkah dan bersikap. Masyarakat Kutai dalam menyikapi hidupnya senantiasa juga berserah dan selalu berharap kepada sang pencipta. Dalam kepercayaan yang begitu kuat terhadap agama Islam, dalam pelaksanaan upacara peralihan mereka selalu melibatkan imam selaku pembaca doa. Pada hakikatnya sebenarnya pembinaan dan pengembangan budaya pada masyarakat Kutai tidaklah begitu sulit dengan menggunakan sarana para ulama dan tetuah masyarakat. Terlebih apabila kebudayaan tersebut tidak menyimpang dari ajaran agama.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
UUA - 390 (390-399) POL B
Penerbit
Kalimantan Barat : STAIN PONTIANAK PRESS., 2011
Deskripsi Fisik
vi + 126hlm ; 14cm x 20cm, ILUS.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-7942-58-5
Klasifikasi
UUA - 390 (390-399)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?