Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PERISEAN DI LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT
Penanda Bagikan

Text

PERISEAN DI LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT

I GUSTI AYU ARMINI - Nama Orang; RAJ. RIANA DYAH PRAWITASARI - Nama Orang; I GUSTI AYU AGUNG SUMARHENI - Nama Orang;

Perisean merupakan permainan atau hiburan rakyat Lombok yang mengarah pada menonjolkan ketangkasan bagi pelakunya dimana nilai-nilai sportifitas, keperwiraan, dan keterampilan dalam membela diri yang sangat dihormati oleh setiap pemain yang dipimpin seorang wasit atau pakembar tengaq. Perisean dapat dilaksanakan kecali pada bulan puasa (Ramadhan). Pembuatan penyalin dan ende dilakukan mulai dengan mencari bahan baku yaitu rotan, kulit kerbau atau sapi, dan kayu. Pembuatan harus mencari hari baik dan bulan baik, bulan yang dianggap kurang baik pada bulan Bubur Beaq (penanggalan Sasak) dalam kalender Islam bulan Syafar sedangkan yang dianggap bulan paling baik membuat perisean adalah bulan Maulud (Rabiulawal). Perisean selain merupakan tradisi masyarakat Sasak dalam ritual memohon hujan, perisean juga diartikan sebagai permainan atau hiburan rakyat Lombok yang menonjolkan ketangkasan bagi pelakunya, dimana nilai-nilai sportivitas, keperwiraan dan ketrampilan dalam membela diri yang sangat dihormati oleh setiap pemain. Perisean dahulu pada masa pemerintahan kerajaan adalah petarungan untuk memilih para prajurit istana. Di Kabupaten Lombok Tengah bagian selatan khususnya yang mempercayai bahwa latar belakang sejarah perisean dimulai dari legenda pertarungan sampai mati dua orang laki-laki yang merupakan tunangan dari Putri Mandalika karena memperebutkan Sang Putri. Beberapa informan menceritakan bahwa perisean adalah tradisi warisan nenek moyang bagian dalam upacara adat Suku Sasak.

 


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
PRA - 796.8 (790-799) GUS P
Penerbit
Nusa Tenggara Barat : BPNB BALI., 2013
Deskripsi Fisik
xiv + 121 hlm; 13cm x 19cm;ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-258-113-0
Klasifikasi
PRA 796.8 (790 -799)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?