Text
PERANGKAT / ALAT-ALAT DAN PAKAIAN SERTA MAKNA SIMBOLIS UPACARA KEAGAMAAN DI LINGKUNGAN KERATON YOGYAKARTA
Di lingkungan Keraton Yogyakarta semua kegiatan kerajaan yang resmi sebagai upacara Keraton diwarnai oleh agama Islam. Hal ini disebabkan karena memang telah terjadi suatu proses islamisasi yang tampak jelas di Pulau Jawa dan termasuk Keraton Yogyakarta Hadiningrat. Proses ini berlangsung melalui berbagai macam saluran dan melibatkan seluruh aspek kehidupan masyarakat Jawa sedemikian rupa sehingga ajaran Islam selanjutnya meresap dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat dan budaya Jawa pada umumnya. Manusia itu adalah makhluk Tuhan yang lemah, untuk itulah manusia dalam tindak tanduk dan kegiatannya selalu memanjatkan doa kepada Allah termasuk dalam upacara tradisional di lingkungan Keraton Yogyakarta. Bentuk atau materi doa dibacakan nampaknya sudah mendekati baku, karena untuk pembukaan bacaannya sama yaitu Alhamdulillahi hamdan yuwati dan seterusnya. Kemudian untuk isi doa tergantung kepada situasi, jika Majang Tarub doa tolak bala jika resepsi atau kenduren dibaca doa selamat atau syukuran, demikian pula jika acara gunungan, sedang pada akhirnya tetap membaca doa penutup yaitu subhanakallahumma dan seterusnya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain