Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SEJARAH SOSIAL KOTAMADYA SAMARINDA
Penanda Bagikan

Text

SEJARAH SOSIAL KOTAMADYA SAMARINDA

JUNIAR PURBA - Nama Orang; Poltak Johansen - Nama Orang;

Penduduk Kotamadya Samarinda terdiri dari berbagai suku dan agama. Suku Dayak dan Kutai merupakan penduduk asli disamping suku Banjar yang dominan jumlahnya. Pertumbuhan kampung mengalami kemajuan yang didorong oleh faktor geografis dan interaksi sosial dengan para penduduk pendatang, dengan demikian perkembangan pembangunan pun semakin meningkat. Dalam pembentukannya menjadi sebuah Kotamadya, seperti yang dikenal sekarang ini, tidak terlepas dari perjalanan sejarah panjang yang dimilikinya, karena pada mulanya wilayah Samarinda merupakan bagian dari Kerajaan Kutai dan sejak zaman VOC, orang-orang Belanda sudah berusaha untuk menjalin hubungan dengan Kerajaan Kutai melalui perdagangan monopoli, tetapi misi VOC tidak dapat berjalan dengan baik karena ia tidak mampu bersaing dengan para pedagang yang datang dari Gowa dan Mataram dan misi VOC untuk mengadakan hubungan dagang di Samarinda tidak pernah berhasil. Status daerah istimewa dicabut menjadi daerah tingkat II dan bekas daerah istimewa Kutai dimekarkan menjadi tiga daerah yaitu : Kabupaten Kutai dengan ibukota Tenggarong, Daerah Kotamadya Balikpapan, Daerah Kotamadya Samarinda. Sesuai dengan perkembanganya, Kota Samarinda berperan sebagai Kota pemerintahan, Pusat Pendidikan, Pusat perdagangan dengan segala aspek yang mendukungnya termasuk pasar, toko, terminal, bidang transportasi dan komunikasi juga dalam bidang budaya dan pariwisata.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
L8.1 (SJRH) JUN S
Penerbit
Kalimantan Timur : KEMENTERIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA., 2003
Deskripsi Fisik
iv + 88hlm; 15,7cm x 23,5cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
L8.1 (SJRH)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?