Masyarakat Aceh menyebut alim ulama yaitu Teungku, Teungku Chiek, Abu dan Abon. Ulama tersebut adalah aparat pendamping dan penasehat para umara atau pemimpin adat dalam melaksanakan pemerintahan khususnya yang menyangkut dalam bidang hukum Islam. Selain sebagai penasehat, juga membina atau mengasuh pengajian, menyelesaikan sengketa bersama Keuchiek dan Tuha Peut, mengurus yang berkenaan dengan…
Kota Langsa merupakan salah satu wilayah di Aceh yang bersifat multikultur yang didiami beberapa etnis, baik penduduk asli maupun pendatang. Salah satu etnis pendatang yang tinggal di kota ini adalah etnis Jawa. Terjadinya migrasi etnis Jawa ke Kota Langsa tersebut dilatarbelakangi oleh faktor politik ekonomi, dan pembukaan perkebunan-perkebunan di Kota Langsa. Faktor politik diakibatkan adanya…
Berkembang dan berperannya pedagang-pedagang pribumi di Aceh pada masa perang kemerdekaan 1945-1949 dalam bidang perdagangan ekspor dan impor dikarenakan adanya suatu kerja sama yang baik antara penguasa dan pengusaha melalui kebijakan lesensi pemerintah dalam rangka melindungi dan mengembangkan pengusaha pribumi diawal pertumbuhannya. Pedagang-pedagang yang berkembang dalam kurun waktu itu sel…
SUWA JURNALHASIL PENELITIAN KESEJARAHAN DAN NILAI TRADISIONAL No. 10 Eksistensi sistem pemerintahan lokal terus berkembang di tengah masyarakat sebagai produk budaya yang sangat berperan dalam proses stabilisasi sosial masyarakat. Keunikan sistem pemerintahan lokal terletak pada hukum dan peraturannya yang masih berpegang pada nilai budaya dan kearifan lokal. Akan tetapi sistem pemerintahan lo…