Penyajian hasil pengkajian nilai-nilai luhur budaya spiritual bangsa yang meliputi enam organisasi penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di daerah Jawa Tengah, nilai-nilai luhur budaya spiritual bangsa meliputi ajaran yang mengandung nilai religius dan ajaran yang mengandung nilai moral. Semua ajaran penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa, khususnya masalah nilai luhu…
Yang dimaksud dengan penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, adalah mereka yang menganut aliran kebatinan, kerokhanian dan kejiwaan. Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan usaha manusia untuk menangkap konsepsi keberadaan Tuhan sebagai Dzat Maha Tinggi, Pencipta dan Pemelihara Alam Semesta. Dan juga merupakan kontak hubungan antara pribadi penghayat dengan Tuhannya
Peralatan produksi tradisional yang digunakan di sawah untuk pengolahan tanah diantaranya cangkul, bajak, garu, linggis dan dhandhang. Peralatan untuk menanam di pategalan meliputi bajak/wluku, tugal/gejig, gledheg, rinjing, cangkul, brujul. Peralatan untuk pemeliharaan tanaman di pategalan terdiri dari cangkul, alat susuk/lenthuk, wungkil, porokan. Peralatan untuk menuai atau panen padi secara…
Ungkapan tradisional seperti telah dijelaskan adalah sebagai sistem proyeksi, sebagai pengesahan pranata, sebagai alat pendidikan, sebagai alat pemaksa dan alat pengawasan norma-norma hidup yang ada dalam masyarakat, berarti fungsinya sangat kompleks. Sebagai sistem proyeksi akan memberikan gambaran masa depan yang baik bagi siapa saja yang mentaati. Sebagai pengasahan pranata berfungsi secara …
Pasar desa Ponjen sebagai pasar Kremyeng fungsinya sebagai pusat ekonomi tidak begitu dominan. Adanya pasar berpengaruh sedikit pada sementara masyarakat desa Ponjen yakni bergesernya sementara penduduk dari sikap non komersial kepada komersial. Pasar Karanganyar sebagai pasar Kecamatan dimana kadarnya jauh lebih besar dari pasar desa Ponjen, fungsinya sebagai pusat ekonomi lebih bersifat kompl…
Kehidupan para pengrajin sehari-hari berdasarkan pada tradisi yang telah berlaku tanpa mengalami banyak perubahan. Mata pencaharian hidup bagi masyarakat pengrajin dan sekitarnya, disamping sebagai pengrajin, terdapat pula warga masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani, pedagang/bakul, buruh/tukang, guru/pegawai negeri dan sebagainya. Begitu pula pengrajin yang ada di daerah Jawa Teng…