Sejarah merupakan bidang ilmu yang amat terbuka dengan toleransi yang besar; ia boleh diminati dan digauli oleh siapa saja. Ia bahkan nyaris mirip menjadi suatu falsafah hidup, dalam mana tiap orang dapat memandangnya menurut dirinya sendiri. Sejarah tidak lebih dan tidak kurang adalah berdasar kepada "common sense", kepada akal sehat; dan atas dasar inilah manusia menciptakan persepsinya sendi…
Dalam Seminar Sejarah Nasional V ini membicarakan berbagai masalah kesejarahan yang terbagi atas sejarah perjuangan, pengajaran sejarah, penulisan sejarah, sejarah kesenian dan sejarah industrialisasi. Materi-materi kesejarahan tersebut berasal dari berbagai penjuru tanah air yang merupakan pusat-pusat pemikiran kesejarahan, antara lain Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Denpasar…
Seminar Sejarah Nasional IV bertempat di Hotel Garuda Yogyakarta pada tanggal 16-19 Desember 1985 dengan tema Sumbangan Penelitian dan Penulisan Sejarah terhadap Pembangunan. Didalamnya terdapat subtema umum terdiri dari Sebuah Biografi dan Historiografi Indonesia oleh Sartono Kartodirdjo; Fakta dalam Penulisan Sejarah Indonesia oleh Harsya W. Bachtiar; Pengalaman yang Berlaku, Tantangan yang M…
Kehadiran kolonialisme dibumi Indonesia adalah fakta historis yang turut menentukan perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Lebih-lebih untuk menerangkan gerakan nasionalis, kolonialisme adalah causa originalis-nya. Terdapat korelasi terus menerus antara corak politik kolonial dengan sifat nasionalisme, terutama derajat radikalismenya. Akhir abad ke-19 dan awal abad politik ke-20 ditandai oleh pe…
Seminar Sejarah Nasional V berlangsung di Semarang pada tanggal 27-30 Agustus 1990 dengan tema Peranan sejarah dalam pembangunan era lepas landas. Didalamnya terdapat sub tema umum terdiri dari Beberapa Catatan tentang Kesetiakawanan Sosial dan Sejarah Perkembangan Bangsa oleh Haryati Soebadio; Sejarah sebagai Sarana Pewarisan Nilai 45 M oleh M. Kharis Suhud; Peranan Sejarah dalam Pembangunan: …
Buku yang berjudul Pemberontakan petani Banten 1888 adalah membahas aspek-aspek tertentu dari gerakan sosial yang melibatkan sejumlah lapisan luas rakyat biasa di Indonesia. Studi ini membahas mengenai pemberontakan para petani di Banten yang melakukan perlawanan terhadap pemerintahan Kolonial Belanda. Dalam perlawanan ini, petani Banten dipimpin oleh para Ulama dan para Tubagus, bangsawan di …
Buku sejarah Sosial : Konseptualisasi, Model dan Tantangannya ini merupakan kumpulan tulisan yang terdiri dari 8 (delapan) tulisan dari 7 (tujuh) penulis yang dibagi menjadi 3 (tiga) bagian. Pertama, "Konseptualisasi". Bagian ini terdiri dari 3 (tiga) tulisan, masing-masing dari Sartono Kartodirdjo, Kuntowijoyo dan J. Jean Hecht. Pada bagian ini diuraikan mengenai pengertian-pengertian, konsep-…
Salah satu gejala serta masalah khusus bagi masyarakat Indonesia yang kini sedang mengalami transisi itu, adalah terjadinya pergolakan dan perubahan struktur masyarakat yang menyangkut pula perubahan kedudukan golongan-golongan sosial yang mempunyai peranan dan kekuasaan dalam menentukan arah dari gerak perubahan tersebut. Dalam situasi semacam ini, kita mendapat banyak kesempatan untuk mengama…
Interaksi antara unit terjadi lewat komunikasi, mulai dari hubungan perkawinan, perang, perampokan, perbudakan sampai pelayaran, perdagangan, diplomasi, dan persekutuan. Dari jaringan komunikasi itu tumbuhlah proses integrasi diantara daerah-daerah dan unsur-unsur sosialnya. Dengan perkembangan pusat kekuasaan pada waktu-waktu tertentu, meskipun dipaksakan dari atas, terjadi pula integrasi yang…
Seminar Sejarah Nasional I, yang berlangsung di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 1957 merupakan peristiwa penting untuk historiografi Indonesia. Ini dikarenakan pada saat itu telah dilegitimasikan pandangan Indonesiasentris dalam penulisan sejarah nasional. Telah tumbang pendekatan konvensional yang bercorak Eropasentris. Sejak saat itu, dirintis pendekatan dan metode baru untuk penulisan …