Untuk waktu sekarang ini, Suku Dayak yang ada di Kabupaten Pontianak hanya tinggal Suku Dayak Kanayatn. Sebelumnya di Kabupaten Pontianak terdapat empat suku Dayak, namun setelah pemekaran wilayah Kabupaten Pontianak dibagi menjadi dua yaitu Kabupaten Pontianak dan Landak, tiga suku Dayak yang lainnya yaitu Suku Dayak Bukit, Suku Dayak Belangin dan Suku Dayak Banyuke yang sebelumnya masuk ke wi…
Tidung adalah suku asli Kalimantan atau bagian dari Dayak, selain itu, nama Tidung juga menunjuk kepada sebuah kerajaan yang kental dengan nuansa ke-Islaman. Suku ini juga merupakan anak negeri di Sabah, jadi merupakan suku bangsa yang terdapat di Indonesia dan Malaysia (negeri Sabah). Suku Tidung semula memiliki kerajaan yang disebut Kerajaan Tidung, tetapi akhirnya punah karena adanya politik…
Suku Dayak Tunjung yang lebih mengenal dirinya dengan sebutan Suku Tonyooi (tanpa menyebutkan Dayak) hingga saat ini masih sangat mempercayai ritual Beliatn, yaitu pengobatan terhadap orang yang sakit melalui perantara/media roh-roh leluhur mereka yang sudah tiada. Untuk menjembatani permohonan bantuan mereka kepada roh-roh leluhur, suku Tonyooi dalam melakukan ritual Beliatn tersebut akan memp…
Upacara adat Manyanggra ini bisa diartikan sebagai permohonanwarga kepada Ranying Hatalla Langit agar wilayah mereka terhindar dari gangguan roh-roh halus karena wilayah hunian roh-roh halus tersebut mereka tempati. Upacara adat ini adalah sebagai salah satu cara untuk menjaga kehidupan yang seimbang dan selaras antara manusia, alam dan roh-roh dengan cara memindahkan roh-roh halus tersebut. Up…
Suku Tidung lebih dikenal sebagai suku Dayak yag telah beragama Islam. Namun di antara suku Tidung terdapat kelompok masyarakat yang mengidentifikasikan dirinya bukan Dayak dan menyebut dirinya sebagai Tidung Ulun Pagun. Mereka yang menyebut dirinya sebagai Tidung Ulun Pagun dikenal sebagai suku Tidung beragama Islam dan hidup dengan budaya pesisir. Namun ternyata identitas sebagai pemeluk Isla…
Suku Dayak Kalis sebnarnya adalah suku dayak yang berdiam di sepanjang sungai Kalis. Menurut sejarahnya, puak rumpun Tamanik ini telah mendiami wilayah batang Kalis sejak ratusan tahun silam, dan kini jumlah populasinya telah mencapai lebih dari 3000 jiwa yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan Kalis. Mereka menyebar di Kecamatan Kalis yang merupakan wilayah pemekaran dari Kecamatan Manday.…
JURNAL SEJARAH DAN BUDAYA KALIMANTAN NOMOR 06/2005