Peranan tiga srikandi pejuang dari Mandar atau Sulawesi Barat meliputi Maraqdia Andi Depu, Hj. Sitti Maemunah dan Siti Ruwaidah yang diungkapkan dalam buku ini, bukan hanya dalam perjuangan menentang kehadiran dan usaha NICA, tetapi juga dalam perjuangan membela dan mempertahankan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Para srikandi dari Mandar tidak dapat diabaikan dalam perjuangan kemerd…
Ranggong Dg. Romo adalah sosok pejuang yang mengutamakan kepentingan dan kemerdekaan rakyat dan bangsanya, telah dibuktikan dengan perjuangan-perjuangan semasa hidupnya. Ia adalah sosok yang ingin melihat rakyat dan bangsanya bebas dari penindasan dan penjajahan serta imperialisme menunjukkan keuletan dan kepahlawanannya dalam perjuangan membela dan mempertahankan kemerdekaan. Hal ini merupakan…
Didalam buku yang berjudul Sejarah Enrekang Dari Tomanurung Hingga Terbentuknya Kabupaten ini terdiri dari 3 (tiga) kajian, yang meliputi : (Pertama) Sejarah Enrekang : Masa Tomanurung Hingga Masuknya Agama Islam oleh Syahrir Kila. Kerajaan Tomanurung aan Enrekang didirikan oleh Takke Baku, anak dari Puang Leworang dan La Kamummu. Dengn demikian, kerajaan ini tidak didirikan oleh cucu Tomanur…
Kerajaan Soppeng merupakan salah satu kerajaan yang diperhitungkan dalam percaturan politik di masa periode kerajaan-kerajaan di Sulawesi Selatan. Buku ini lebih fokus pada pergolakan sosial politik dalam perjalanan Kerajaan Soppeng dari masa Tomanurung, masa kerajaan sampai pada masa penjajahan Hindia Belanda. Kehidupan masyarakat Soppeng dimulai pada masa prasejarah yang dibuktikan dengan dit…
Kesatuan Batalyon 710 dibentuk untuk menambah personil Tentara Nasional Indonesia yang ketika itu jumlahnya masih sangat kecil. Terbentuknya kesatuan ini, paling tidak telah mengakomodir sejumlah anggota gerilya yang ribuan jumlahnya yang selama ini meminta status untuk diakui sebagai Tentara Nasional Indonesia. Batalyon 710 awalnya dibentuk dengan nama Batalyon 719 yang beralokasi di Maros da…
Tulisan ini diberi judul empat peristiwa sejarah penting di Sulawesi Selatan. Peristiwa sejarah yang dimunculkan dalam tulisan ini dianggap peristiwa sejarah yang telah merubah jalannya sejarah di Sulawesi Selatan pada masanya. Ada empat peristiwa sejarah penting di Sulawesi Selatan pada masa lalu. Peristiwa tersebut antara lain adalah penyatuan Kerajaan kembar Gowa-Tallo menjadi Kerajaan Maka…
Konflik antara pemerintah Hindia Belanda dengan ketiga kerajaan di Sulawesi Selatan pada paruh pertama abad ke-19, terjadi karena penolakan Kerajaan Bone, Suppa, dan Tanete atas kembalinya dan usaha pemerintah Hindia Belanda dalam memulihkan kembali kedudukan kekuasaan pemerintahan kolonialnya di daerah ini. Selain itu, juga karena ketiga kerajaan itu dengan tegas menolak undangan pertemuan den…
Pemerintahan Sulawesi dan Daerah Bawahannya sebelum Ekspedisi Militer Sulawesi Selatan 1905 adalah wilayah kekuasaan pemerintah Hindia Belanda yang secara de jure meliputi wilayah Propinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat sekarang. Latar kesejarahan yang mendasari penyebutan dalam penataan pemerintahan kolonial Belanda di daerah Mandar. Peristiwa itu terjadi setelah keraja…
Periode perjuangan yang panjang itu, bukan hanya telah melahirkan beberapa tokoh pejuang, melainkan juga telah menelan korban yang tidak ternilai harganya, baik dalam bentuk harga benda maupun jiwa manusia. Pengorbanan yang diberikan itu bukan pula didasari oleh kepentingan pribadi dan angan-angan memperoleh posisi yang strategis dalam struktur kekuasaan atau impian untuk memperoleh kekayaan ji…
JURNAL PANGADERENG HASIL PENELITIAN ILMU SOSIAL DAN HUMANIORA VOLUME 5, NOMOR 2, DESEMBER 2018 : Kajian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menjelaskan struktur pemerintahan Balanipa sebelum kerajaan ini dikuasai oleh Belanda.