Dalang Jemblung adalah baian dari seni pedalangan yang mengutamakan penyampaian lakon dengan menggunakan komponen seni sastra baik dalam penataan strukturnya maupun keindahan bahasanya sebagai sarana pengungkap isi lakon yang disajikan, dengan penelaahan aspek-aspek meliputi tema, alur, penokohan dan amanat yang terkandung dalam suatu lakon tertentu. Oleh karena itu kesenian Dalang Jemblung dap…
Naskah Undang-undang Piagam dan Kisah Negeri Jambi adalah suatu naskah yang ditulis oleh Oemar Ngebi Sutho Dilago Periai Rajo Saro. Naskah ini berisi tentang adat-istiadat jambi, undang-undang Negeri Jambi, berikut memuat segala peraturan yang sedang berlaku pada waktu itu. Di samping itu memuat pula sanksi hukum, baik menurut hukum adat maupun hukum Islam. Tata nilai keagamaan, di sini adalah …
Permainan rakyat yang menanamkan nilai kegotong-royongan ini tersebar di berbagai pelosok Madura. Permainan yang menanamkan nilai kegotong-royongan yang sifatnya kompetitif mempunyai banyak cara dan gaya dalam melakukannya, terutama dalam pengaturan strategi. Sedangkan yang tidak kompetitiflebih mengutamakan hiburan, tetapi cara memainkannya memerlukan strategi. Misalnya permainan dokka ronjang…
Serat Wirawiyata adalah sebuah karya sastra lama yang dikarang oleh Kangjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara IV. Naskah aslinya ditulis dalam bahasa Jawa, dalam bentuk puisi. Naskah ini lahir di lingkungan masyarakat keraton yang ketat dengan berbagai tradisi dan kegiatan-kegiatan simbolik yang mencerminkan budaya kraton.Ajaran-ajaran yang dikemukakan dalam serat Wirawiyata ini mencerm…
Lagu-lagu permainan atau ”kakawihan barudak” (nyanyian anak-anak) Sunda yang hidup dan berkembang dalam tradisi lisan telah dikenal sejak lama hingga kini. Hal ini terbukti dari banyaknya ”kakahwin barudak” yang baru muncul dan dikenal masyarakat luas. Karena lagu-lagu permainan atau nyanyian anak-anak adalah sebagai salah satu cara dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada anak-anak. …
LONTARAK PANNESSAENNGI BETTUWANNA NIPPIE (LANJUTAN) Lontarak Pannessaenngi Bettuwanna Nippie merupakan naskah kuno yang memuat konsepsi pengetahuan budaya masyarakat Bugis, berkenaan dengan aneka ragam jenis mimpi bersama takwilnya. Jenis mimpi yang tidak dapat ditakwilkan disebut kaita ita (semacam ilusi) dan katulu-tulu (bayangan semu sebagai rasukan setan yang dialami manusia dalam tidu…
Naskah Niti Raja Sasana yang menjadi sumber kajian dan analisis ini merupakan salah satu naskah kuno yang menguraikan tentang kepemimpinan dan juga memuat ajaran yang ditujukan terhadap yang dipimpin. Naskah Niti Raja Sasana cukup penting terutama sebagai pembanding terhadap naskah kepemimpinan yang lain. Sampai batas-batas tertentu naskah Niti Raja Sasana ini masih dapat dipakai pedoman kepemi…
Serat Wulangbbrata ditulis oleh Sri Sultan Hamengku Buwono Senapati Ing Alaga Abdurrahman Sayidin Panatagama Kalifatullah yang ke V, yang menjadi raja di Kraton Yogyakarta mulai dari tanggal 19 Desember 1823 - 5 Juni 1855. Serat Wulangbrata berisi berbagai nasihat dan pelajaran bagi seorang raja yang sedang berkuasa, nasihat dan pelajaran bagi seseorang yang mengabdi kepada raja dan juga berisi…
SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH SULAWESI TENGAH Pengertian gotong royong yang dikenal sekarang sudah lama dikenal bahkan hidup tumbuh dan berkembang di daerah ini dengan istilah Sintuvu (Kaili) dan Sintuwu (Pamona). Sintuwu adalah kegiatan tolong menolong yang didorong oleh rasa kekeluargaan, ras akebersamaan,d an persekutuan hidup dalam satu komuniti, untuk kepentingan s…
MAKNA PEMAKAIAN REBU DALAM KEHIDUPAN KEKERABATAN ORANG BATAK KARO Pada masyarakat Karo terdapat tiga jenis rebu yang utama yaitu rebu antara mami dan kela, rebu antara bengkila dan permain, rebu antara orang yang berturangku. Rebu terdapat pula antara orang-orang yang berlainan jenis kelamin. Antara mami dan kela, bengkila dan permain, turangku dan turangku terdapat rebu yang sama, yaitu rebu b…