Naskah kuno Jawa Barat yang berjudul Serat Siksa Kanda Karesian, isinya tentang ajaran etika pada pemerintahan Prabu Siliwangi. Di jaman Pakuan Pajajaran sudah ada sistem pemerintahan yang hierarkhis. Dari hasil pengungkapan latar belakang dan isi naskah Siksa Kanda Karesian ini ada sisi lain yang mampu membangkitkan rasa kesukuan di kalangan Sunda, tetapi hal ini jangan sampai terjadi, apapun …
Lagu-lagu permainan atau ”kakawihan barudak” (nyanyian anak-anak) Sunda yang hidup dan berkembang dalam tradisi lisan telah dikenal sejak lama hingga kini. Hal ini terbukti dari banyaknya ”kakahwin barudak” yang baru muncul dan dikenal masyarakat luas. Karena lagu-lagu permainan atau nyanyian anak-anak adalah sebagai salah satu cara dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada anak-anak. …
LONTARAK PANNESSAENNGI BETTUWANNA NIPPIE (LANJUTAN) Lontarak Pannessaenngi Bettuwanna Nippie merupakan naskah kuno yang memuat konsepsi pengetahuan budaya masyarakat Bugis, berkenaan dengan aneka ragam jenis mimpi bersama takwilnya. Jenis mimpi yang tidak dapat ditakwilkan disebut kaita ita (semacam ilusi) dan katulu-tulu (bayangan semu sebagai rasukan setan yang dialami manusia dalam tidu…
Naskah Niti Raja Sasana yang menjadi sumber kajian dan analisis ini merupakan salah satu naskah kuno yang menguraikan tentang kepemimpinan dan juga memuat ajaran yang ditujukan terhadap yang dipimpin. Naskah Niti Raja Sasana cukup penting terutama sebagai pembanding terhadap naskah kepemimpinan yang lain. Sampai batas-batas tertentu naskah Niti Raja Sasana ini masih dapat dipakai pedoman kepemi…
Orang Bugis yang mendiami daerah Tingkat satu Propinsi Sulawesi Selatan adalah salah satu suku bangsa yang mempunyai bahasa dan aksara daerah yang disebut Aksara Lontarak. Selain aksara Lontara yang meraka punyai juga dikenal sebuah aksara lagi yaitu huruf Saeran, sesungguhnya huruf Saerang ini adalah huruf Arab yang dikenal di Daerah Sulawesi Selatan melalui Pulau Seram. Selain mencatat kejadi…
Salah satu sarana pengawasan yang dipergunakan sebagai media komunikasi dalam pendidikan dan pengajaran ajaran agama Hindu di Bali adalah melaluji sastra-sastra Geguritan. Salah satu diantaranya adalah Geguritan Sucita Muah Subudhi. Sehingga dapat dipastikan nilai-nilai yang terdapat dalam naskah tradisional Geguritan ini adalah nilai-nilai agama Hindu. Nilai-nilai keagamaan yang terdapat dalam…
Naskah Hikayat Budhistihara yang menjadi sumber kajian dan analisis dalam penulisan ini adalah naskah aslinya ditulis Pau-Pauna Budistihara. Naskah aslinya ditulis dalam Bahasa Bugis dan menggunakan aksara Bugis (Lontarak). Naskah ini terdiri dari 18 pasal yang keseluruhannya berisi tuntunan dan ajaran budi pekerti, kepemimpinan ketatanegaraan, tuntunan hidup berumah tangga, dan tuntunan keagam…
Serat Wulangbbrata ditulis oleh Sri Sultan Hamengku Buwono Senapati Ing Alaga Abdurrahman Sayidin Panatagama Kalifatullah yang ke V, yang menjadi raja di Kraton Yogyakarta mulai dari tanggal 19 Desember 1823 - 5 Juni 1855. Serat Wulangbrata berisi berbagai nasihat dan pelajaran bagi seorang raja yang sedang berkuasa, nasihat dan pelajaran bagi seseorang yang mengabdi kepada raja dan juga berisi…
SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH SULAWESI TENGAH Pengertian gotong royong yang dikenal sekarang sudah lama dikenal bahkan hidup tumbuh dan berkembang di daerah ini dengan istilah Sintuvu (Kaili) dan Sintuwu (Pamona). Sintuwu adalah kegiatan tolong menolong yang didorong oleh rasa kekeluargaan, ras akebersamaan,d an persekutuan hidup dalam satu komuniti, untuk kepentingan s…
MAKNA PEMAKAIAN REBU DALAM KEHIDUPAN KEKERABATAN ORANG BATAK KARO Pada masyarakat Karo terdapat tiga jenis rebu yang utama yaitu rebu antara mami dan kela, rebu antara bengkila dan permain, rebu antara orang yang berturangku. Rebu terdapat pula antara orang-orang yang berlainan jenis kelamin. Antara mami dan kela, bengkila dan permain, turangku dan turangku terdapat rebu yang sama, yaitu rebu b…