Wujud kepercayaan yang berkembang pada masyarakat suku Boti adalah berwujud kepercayaan yang disebut Halaika, mereka percaya kepada dua penguasa alam yaitu Uis Neno Ma Uis Pah (Dewa Langit dan Dewa Bumi). Pemberdayaan organisasi penghayat kepercayaan Uis Neno Ma Uis Pah di desa Boti diberdayakan dengan Pemberdayaan organisasi, program, dan SDM. Pada pemberdayaan organisasi dimaksudkan agar orga…
Pola pengasuhan anak di Desa Bakal Agung Nanjungan II merupakan pola pengasuhan yang dilakukan oleh nenek moyang mereka dulu. Penekanan pola pengasuhan anak, sejak awalnya cenderung mendidik anak untuk membantu orang tuanya bekerja. Bagi anak laki-laki ditekankan untuk membantu atau menggantikan ayahnya bekerja, sedang untuk perempuan membantu ibunya bekerja. Selain itu orang tua juga memberika…
Pada jaman dahulu Tebe berfungsi sebagai sarana para pria lajang untuk mencari jodoh lewat alunan-alunan pantun, dan dibalas juga dengan pantun oleh pihak perempuannya serta bisa dilaksanakan semalam suntuk. Dalam bentuk/pola Tebe boot, para penari Tebe perempuan berada di belakang para penari Tebe laki-laki dengan bentuk setengah lingkaran. Sedangkan para penari Tebe laki-laki berada di depa…
Awalnya kekuatan perjuangan Badung Selatan atau Denpasar tampak terkonsentrasi di Desa Kerobokan atau Penarungan, karena tokoh-tokoh masyarakat disana sangat mendukung perjuangan kemerdekaan itu. Namun dengan semakin padatnya kegiatan perjuangan, tempat di Penarungan dipandang tidak memadai (sempit). Atas inisiatif tokoh Desa Gaji, diusahakan mendekati tokoh puri Sibang untuk memohon agar tanah…
Tradisi natoni pada masyarakat Timor Tengah Utara, khususnya di Kecamatan Insana Tengah, masih memegang tradisi natoni dengan baik. Natoni artinya berbicara, selain itu dapat juga diartikan sebagai pidato singkat yang disampaikan dalam acara-acara adat menurut situasi tertentu. Bentuk-bentuk natoni memiliki keragaman dan tingkat kesulitan yang berbeda, hal ini sangat tergantung dari situasi dan…
Pengalantaka adalah suatu tatanan atau rumusan perhitungan untuk mencari atau menetapkan hari purnama dan hari tilem. Dalam lontar kata pengalantaka tidak ditemukan, dan secara umum tersurat dengan nama “Pengalihan Purnama Tilem” yang berarti pencarian purnama dan tilem. Dalam sistem kalender Bali, salah satu dasar pengetahuan kalende itu adalah tetang hari purnama dan tilem. Hari purnama d…
Masyarakat Desa Tanjung Luar, Kec. Keruak, Kab. Lombok Timur, Provinsi NTB adalah masyarakat nelayan yang terbentuk dari komposisi penduduk yang beragam. Komunitas nelayannya mempunyai sistem budaya yang unik. Sistem pengetahuan yang dimiliki merupakan adaptasi dari lingkungan masyarakat nelayan Desa Tanjung Luar yang berada pada wilayah pesisir dan laut. Masyarakat nelayan disini telah menerap…
Naskah lontar "Dharma Sasana" berbentuk puisi Bali tradisional yaitu geguritan yang ditulis dengan huruf Bali dan menggunakan bahasa Bali Kapara dan Jawa Kuna. Geguritan ini dirangkai dengan beberapa pupuh seperti : Ginanti, Semarandana, Sinom, Pucung, Mijil, Kumambang, Dandang, Girisa, Durma, Juru Demung, dan Megatruh. Nilai-nilai yang terkemas di dalam lontar "Dharma Sasana" pada umumnya beri…
LANGENDRIYA DAMARWULAN JUMENENG NATA Beberapa yang diceritakan Langendriya Damarwulan Jumeneng Nata ini meliputi Duta dari Wandan Gupita membawa surat pinangan untuk Prabu Kenya dan Raden Layangseta Layangkumitir membawa kepala Prabu Urubesma; Prabu Kenya bertanya kepada dua putri tawanan tentang siapa yang membunuh Prabu Urubesma; Patih Lugender memberi perintah agar berjaga-jaga kala…
JNANA BUDAYA MEDIA INFORMASI SEJARAH, SOSIAL DAN BUDAYA VOL.18 NO. 1 Jurnal Jnana Budaya merupakan sebuah wadah untuk memberikan ruang menyampaikan gagasan original yang bersifat informatif berkaitan dengan bidang sejarah, sosial dan budaya. Dalam jurnal ini ada 12 artikel yang terdapat didalamnya, diantaranya: 1) Isu Komodifikasi Ranah Tri Hita Karana: Kritik Terhadap Kebijakan Pembanguna…