MASA BERBURU DI HUTAN BERBATU SUMPANG BITA MENATAP HARI ESOK

Pengarang: 

MUHAMMAD RAMLI, DKK

Penerbit: 

BALAI PELESTARIAN KEBUDAYAAN WILAYAH XIX

Tahun Terbit: 

2024

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Selatan
Rak: 

ARK - 930.1 (930-939)

ISSN/ISBN: 

978-634-04-4692-0

Jumlah Halaman: 
307

Taman purbakala sempang bita, sebuah tempat unik,kombinasi antara taman yang indah luas dengan gua tinggalan manusia prasejarah beribu-ribu tahun silam. Taman ini banyak menarik banyak perhatian para kalangan, bukan hanya peneliti ataupun akademis semata, melainkan oleh masyarakat luas bukan content creator. Buku ini akan memberikan narasi singkat tentang tinggalan arkeologis, keanekaragaman flora dan fauna, serta berbagai tradisi masyarakat yang ada di Sumpang Bita. Adapun beberapa narasi yang terdapat di dalam buku yang berjudul Masa Berburu di Hutan Berbatu Sumpang Bita Menatap Hari Esok ini meliputi Awal Pengungkapan Kehidupan di Perbukitan Kapur Bita oleh Muhammad Ramli, Andi Nurfadilah, dan Suryatman; Tinggalan Aekeologis di Sumpang Bita: Jejak Kehidupan Purba di Masa Lampau oleh Muhammad Ramli, Imran Ilyas, dan Suryatman; Mengapa Taman Purbakala Sumpang Bita Penting? oleh Muhammad Ramli, Andi Nurfadillah, dan Suryatman; Ekspresi Budaya di Sumpang Bita oleh Muhammad Aulia Rakhmat, Hj. Masgaba, dan Alif Anggara; Taman Purbakala Sumpang Bita: Lanskap Alam dan Budaya oleh Imran Ilyas; Melindungi Warisan Budaya Kita oleh Iswadi dan Andi Jusdi, Ayu Muliana, dan Ratna Sari Dewi; Telisik Jejak di Belakang, Menatap Wajah ke Depan oleh Andi Muhammad Said, Hermawan, Rustan, dan Addullah; Hatiku Terpaut di Sumpang Bita: Kesan Publik dan Pengunjung Taman Purbakala Sumpang Bita oleh Anggi Purnamasari, Andini Perdana, dan Yusriana; dan Penghuni Hutan Berbatu: Karst Sumpang Bita oleh Fardi Ali Syahdar dan Muhammad Yusuf.