TIWI ETIKA DAN R. MASRI SAREB PUTRA
LEMBAGA LITERASI DAYAK
2025
GEO - 910.9 (910-919)
9786-2358-90104
Buku yang berjudul The History Of Dayak ini merupakan sebuah deklarasi identitas masyarakat Dayak, penghuni asli pulau Borneo (Varuna-dvipa). Selama berabad-abad, sejarah Dayak lebih banyak ditulis oleh orang luar, seperti peneliti, misionaris, dan birokrat kolonial, sehingga masyarakat Dayak sering diposisikan sebagai objek, bukan subjek. Akibatnya, banyak pengalaman, ingatan, dan cara pandang orang Dayak yang tidak tercatat, meninggalkan narasi yang timpang. Melalui karya ini, kedua penulis yang berasal dari orang Dayak asli berusaha mengembalikan sejarah kepada pemiliknya dengan menulis sejarahnya sendiri, bukan lagi sekadar objek penelitian. Buku ini menjadi pernyataan bahwa Dayak adalah bangsa dengan akar budaya yang kuat. Tradisi, pengalaman, dan pandangan hidup Dayak dijadikan sumber utama dalam penulisan sejarah. Di tengah arus modernisasi dan pengaruh globalisasi, buku ini menegaskan pentingnya menjaga jati diri serta melestariakan warisan budaya Dayak. Buku setebal sekitar 400–500 halaman ini tidak hanya menyajikan catatan sejarah, tetapi juga menegaskan eksistensi Dayak sebagai bangsa dengan budaya, tradisi, dan pandangan hidup yang kaya. Dengan demikian, The History of Dayak bukan sekadar buku sejarah, melainkan juga sebuah manifesto budaya yang menolak dilupakan dan menegaskan kembali suara masyarakat Dayak dari dalam dirinya sendiri.