DAMPAK PENGEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP KEHIDUPAN BUDAYA DAERAH SULAWESI SELATAN

Pengarang: 

SITI AMINAH, FAISAL, HETTY MG DALOPEZ, M. DARWAS RASYID

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1995/1996

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Selatan
Rak: 

PMP - 338.306 (330-339)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
142

Aktivitas pembangunan di sektor pariwisata terus ditingkatkan, baik dalam bentuk pembenahan perangkat-perangkat yang terkait didalamnya maupun berupa pengembangan wilayah-wilayah yang potensial sebagai daerah tujuan wisata. Kabupaten Dati II Tana Toraja tercatat sebagai salah satu tujuan wisata yang cukup potensial. Ditinjau dari pendekatan tertentu, misalnya dari kacamata antropologi dan letak geografisnya, Tana Toraja memiliki prospek yang cerah dan lebih menguntungkan jika dikembangkan sebagai daerah industri pariwisata. Sehubungan dengan pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah, hal ini dapat dilihat pada kesenian secara makro. Disamping itu nampak pula trelihat pada kesenian tradisional yang dapat memberi manfaat terhadap penggalian dan pelestarian nilai-nilai budaya daerah untuk memperkaya khasanah kebudayaan nasional, dan sebagainya. Sehubungan dengan kehadiran pariwisata di daerah ini juga membawa dampak terhadap perubahan pola pikir masyarakat yang mengarah kepada konsepsi pemikiran yang positif sesuai dengan arah dan kebijaksanaan pembangunan nasional. Disadari pula bahwa penduduk Tana Toraja berkisar 90 persen masih tradisional. Olehnya itu modernisasi akibat pembangunan pariwisata yang terlalu cepat dan membanjirinya kunjungan wisatawan ke daerah ini nampaknya tidak bijaksana. Ditinjau dari segi keadaan masyarakat, pengembangan pariwisata memerluka waktu dan kehati-hatian.  

DAMPAK PENGEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP KEHIDUPAN BUDAYA DAERAH SULAWESI SELATAN