BUDIDAYA TENGKAWANG MELESTARIKAN WARISAN LELUHUR TAE

Pengarang: 

STEPANI

Penerbit: 

ELMANS' INSTITUTE

Tahun Terbit: 

2023

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

PPM - 582.16 (580-589)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
50

Desa Tae merupakan sebuah desa yang berasa di kaki bukit Tiong Kandang. Desa ini terdiri dari 8 kampung/dusun yag berjauhan dan dibatasi oleh hutan adat Tae. Kampung-kampung ini menurut para leluhur dahulunya adalah Tembawang yang dimana tempat itu merupakan tempat tinggal para leluhur awal. Masyarakat Desa Tae, hidup dari hasil hutan mulai dari kayu, damar, rotan, bambu, daun-daun tertentu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, kulit kayu, buah, sayuran, dan sebagainya. Tetapi yang paling banyak memberikan manfaat ekonomi adalah pohon Tengkawang. Tengkawang adalah jenis pepohonan yang banyak tumbuh di wilayah Desa Adat Tae, di kaki Bukit Tiong Kandang, Kec. Balai, Kab. Sanggau, Kalbar. Pohon ini banyak sekali varian, akan tetapi di wilayah Desa Tae ditemukan sekitar sembilan jenis, yaitu : Tungkul, Uwai, Layar, Gunting, Kerinak, Majo, Lamukng, Rabei, dan Iger. Masyarakat sekitar banyak yang memanfaatkan pohon ini diantaranya untuk membuat meja-kursi, dinding, kasau. Selain itu, buah dari pohon tengkawang dapat dijadikan minyak goreng, obat.