ARSITEKTUR TRADISIONAL SUKU ARFAK DI MANOKWARI

Pengarang: 

SIMON ABDI K. FRANK, ANGGIA RIANI NURMANINGTYAS, BINSAR LEWAKABESSY, NELIUS BALINGGA, HOSEA HALEMBO

Penerbit: 

BPNB JAYAPURA PAPUA

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Papua
Rak: 

ART - 722.4 (720-729)

ISSN/ISBN: 

978-602-7980-01-3

Jumlah Halaman: 
130

Buku Arsitektur Tradisional Suku Arfak di Manokwari berisi uraian tentang arsitektur tradisional rumah kaki seribu. Secara arsitektur tradisional Rumah Kaki Seribu masyarakat suku Arfak tinggal di rumah tertutup yang hanya memiliki dua pintu, bagian depan dan belakang tanpa jendela maupun ventilasi udara. Rumah ini dibangun dengan konstruksi rumah panggung yang seluruhnya terbuat dari bahan kayu dan rumput ilalang serta daun pandan sebagai atap yang diikatkan pada tulang-tulang penyangga yang juga terbuat dari kayu. Rumah kaki seribu rata-rata berukuran 8x6 meter. Dinding dan lantai terbuat dari kulit kayu yang dilebarkan dan disusun rapat, kemudian dibungkus kembali dengan batang-batang kayu berukuran lebih kecil. Seluruh sambungan kayu tiang, lantai, dinding dan atap diikat dengan tali serat rotan dan serat kulit kayu. Rumah ini memiliki tampilan bangunan sederhana namun tetap fungsional, yang memiliki estetika dan ciri khas yang kuat yang mencerminkan Nilai Budaya Masyarakat Suku Arfak dengan ornamen arsitektur pembangunan Rumah Kaki Seribu.