DANIEL KEYES
UFUK
SAS - 813 (810-819)
979-123814-6
Novel Charlie Si Jenius Dungu karya Daniel Keyes berkisah tentang Charlie Gordon, seorang pria yang berusia 32 tahun mempunyai IQ 68 yang menjadi kelinci percobaan untuk operasi peningkatan kecerdasan. Dalam kesehariannya Charlie bekerja sebagai seorang penyapu lantai di sebuah toko roti dan sering diejek oleh teman-temannya yang berpura-pura menjadi baik kepadanya. Sebagai seorang penyapu lantai, ia memiliki semangat yang tinggi untuk belajar membaca dan menulis di sebuah pusat pendidikan dewasa di bawah bimbingan guru yang bernama Alice Kinnian. Karena kegigihan dan ketekunannya untuk belajar membaca dan menulis tersebut, Charlie dipilih oleh Profesor Nemur dan Dr. Strauss untuk menjalani operasi bedah otak eksperimental. Operasi ini sebelumnya berhasil meningkatkan kecerdasan seekor tikus putih bernama Algernon. Dengan perlahan-lahan, IQ Charlie melonjak drastis hingga melampaui para ilmuan yang merancangnya. Charlie menjadi seorang sosok jenis yang menguasai berbagai bahasa dan ilmu pengetahuan. Namun, peningkatan yang dimilikinya ini membawa alienasi atau atau keterasingan. Charlie yang tadinya seorang sosok yang polos dan bahagia dalam keterbatasannya, mulai menyadari sisi gelap manusia. Ia melihat orang-orang yang dulu meremehkannya, kini mulai terintimidasi, takut, atau bahkan membencinya. Hubungannya dengan Alice Kinnian juga merenggang karena Charlie menjadi arogan dan emosional. Akhir dari novel ini Charlie pun menyadari bahwa efek samping dari eksperimen tersebut hanya bersifat sementara, berawal dari kemunduran perilaku