Pada dasarnya konfigurasi budaya daerah atau suku bangsa di Indonesia dibangun oleh tiga nilai yang dominan, yaitu religius, solidaritas dan astetis. Karena kebersamaan nilai dasar dalam membangun budaya daerah tersebut, maka pembauran antar suku bangsa meskipun memiliki kebudayaan yang beranekaragam, tidak mengalami kesulitan dan tidak juga menimbulkan konflik yang berarti. Kebudayaan suku Day…
Kawasan pemukiman pada lokasi tersebut umumnya disesuaikan dengan kebiasaan masyarakat setempat yakni berkebun, untuk itu kawasan pemukiman tersebut berpola menyebar dalam arti letak masa hunian yang dijadikan obyek aktifitas mereka dan dapat kita lihat hanya terdapat satu akses jalan utama yang dijadikan sebagai sarana transportasi aktifitas mereka yang menghubungkan dengan pusat kota. Bentuk …
Masyarakat Kubu yang kini lazim disebut dengan Suku Anak Dalam merupakan bagian dari masyarakat Jambi termasuk bangsa Indonesia, namun sebagiannya masih dikategorikan sebagai suku terasing. Masyarakat Kubu yang masih dalam pembinaan, sudah dimukimkan namun masih suka keluar masuk hutan, sebagian belum betah tinggal menetap di pemukiman, sebagiannya sudah mulaibetahdan berencana untuk menetap se…
Adaptasi sosial budaya transmigrasi spontan orang Bugis di Jambi dapat dikaitkan dengan adaptasi terhadap lingkungan alam, adaptasi terhadap lingkungan sosial, adaptasi dalam kehidupan spritual. Dikaitkan dengan lingkungan alam bahwa sistem/ekonomi produksi berkaitan dengan perkebunan, berkaitan dengan sistem distribusi hasil perkebunan yang dilakukan masyarakat serta sistem konsumsi dan sistem…
Masyarakat Bajau Pasir Mayang yang beradaptasi dengan kehidupan sosial ekonomi dengan suku lainnya belum seluruhnya melepaskan diri dari kehidupan tradisional mereka yaitu air. Meskipun mereka sudah pindah dari kehidupan perahu ke kehidupan rumah, sudah mengenal listrik, radio televisi bahkan ada yang sudah memasang parabola, rumah-rumah mereka didirikan berjejer sepanjang bibir pantai. Ini mem…
Penduduk Kalimantan Tengah masih banyak yang belum mengenal akan alam lingkungan hidupnya dengan baik. Geografi budaya dalam penelitian ini dibatasi dalam ruang lingkup yang mengandung aspek-aspek sumberdaya alam, sumber daya manusia, sistem kehidupan sosial budaya dan wilayah-wilayah pembanguna ndi Propinsi Kalimantan Tengah. Eksploitasi hutan ditingkatkan dari tebang non mekanis menjadi semi …
Di lingkungan masyarakat tradisional Lambunu, untuk melaksanakan kegiatan pertanian sebelumnya mereka pergi ke Pasobo, sebagai orang yang dianggap pandai atau sebagai dukun yang dapat menentukan saat-saat yang baik untuk melaksanakan kegiatan. Pasobo juga sebagai penghulu didalam bercocok tanam. Ia hanya melihat bintang to de isa atau bintang tujuh pada sore hari, yang menurut perhitungan lebih…
Berdasarkan presentasi ciri sosial budaya (teknologi, agama, ekonomi, organisasi sosial) dari aktivitas-aktivitas bidang kehidupan seperti pertanian, peternakan, perikanan, industri/kerajinan, perdagangan dan pertambangan, maka wilayah-wilayah kecamatan sampel penelitian ini mempunyai tipologi sebagai berikut : Kecamatan Telukbetung Selatan, dibidang industri/kerajinan (47.29%), dibidang perdag…
Paguyuban kedaerahan dapat tetap eksis di perantauan karena dapat bermanfaat baik bagi para anggotanya sebagai perantau, maupun masyarakat sekitar, Pemda setempat, dan Pemda asal. Karena secara langsung dapat berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Selain itu paguyuban tersebut juga berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan psikis bagi perantaunya dan sekaligus mewujudkan saling pengertian untuk m…
Dalam perkembangannya, paguyuban harus mampu menjadi mediator daerah asal dengan daerah dimana paguyuban berada (Jakarta). Di samping itu membuka diri untuk selalu bekerjasama antar paguyuban sangat penting untuk meningkatkan wawasan dan memperkuat keberadaan paguyuban tersebut. Seperti yang telah dilaksanakan oleh Sinoman sebagai salah satu paguyuban orang-orang asal Surabaya yang berdomisili …