Text
KALIMANTAN TEMPO DOELOE
Sejarah lebih dari 500 tahun Kalimantan terangkum dalam buku ini. Buku yang berjudul Kalimantan Tempo Doeloe ini mampu menggambarkan perubahan budaya, sosial, politik, ekonomi di pulau hutan hujan tropis itu. Dimulai dari kisah Antonio Pigafetta yang menulis abad ke-16 dan menjadi gambaran pertama serta terbaik mengenai Kesultanan Brunei, kisah Daniel Beekman tentang Kesultanan Banjarmasin sampai dengan Eric Hansen yang bertualang mengelilingi hutan bersama suku Penan pada 1980-an. Buku ini juga menyajikan eksplorasi wilayah Sungai Mahakam di selatan Kalimantan serta daerah aliran air di timur Kalimantan sampai ke pesisirnya. Termasuk kisah perjalanan mendaki gunung Kinabalu, beragam suku penghuni asli Kalimantan, seperti suku Dayak Laut, Dayak Ot Danum, Suku Kenyah, Iban, Suku Penan dan termasuk mitos “Dayak Berekor”. Sorotan juga diberikan kepada kerajaan-kerajaan besar di Kalimantan, seperti Banjarmasin, Brunei dan Sarawak serta perang antarsuku, perompakan, dan perampasan di pesisir Kalimantan. Terlebih menarik banyak sekali data karakteristik budaya terkait dengan arsitektur dan aneka upacara, mulai ari pengorbanan binatang, pemakaman, sampai berbagai perhiasan yang mencolok, seperti tato, manik-manik, hiasan telinga, dan hiasan kepala dari bulu.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain