Text
SUNDA KELAPA SEBAGAI BANDAR JALUR SUTRA (LAPORAN PENELITIAN)
Munculnya Sunda Kelapa sebagai pusat permukiman didorong oleh perkembangan spontan dari proses urbanisasi yang telah terjadi sejak masa prasejarah, khusus masa bercocok tanam dan perundagian yang pertama tumbuh di sepanjang daerah aliran sungai Ciliwung. Sunda Kelapa memiliki sejumlah kriteria pokok untuk dapat dikategorikan sebagai pelabuhan yang memiliki ciri ideal pada jamannya, antara lain sifat pelabuhan yang terlindung serta kedalaman airnya mampu menampung kapal ukuran yang relatif besar. Daya tarik utama dari pelabuhan Sunda Kelapa bagi para pedagang asing adalah rempah. Dalam ekspansi Islam sebagai ideologi baru ke wilayah kerajaan Sunda, khususnya di kota-kota pelabuhan pantai utara Jawa Barat mengakibatkan perubahan pantai utara Jawa Barat. Pusat politik di pedalaman yang mengandalkan potensi pelabuhan sebagai pemasok ekonomi kerajaan Hindu ini semakin runtuh ketika pelabuhannya berada dibawah kekuasaan Islam, dan akhirnya hancur ketika pelabuhan utamanya jatuh ke tangan penguasa Islam dari Demak. Sejak saat ini pengaruh Islam sebagai ideologi baru tidak saja menguasai kehidupan di daerah pantai, tetapi menembus daerah pedalaman.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain