Text
PERANAN ELIT AGAMA PADA MASA REVOLUSI KEMERDEKAAN INDONESIA
Kyai atau alim ulama mempunyai kedudukan yang khusus di kalangan komuniti Islam, terutama di daerah pedesaan. Mereka dianggap bukan saja sebagai guru atau juru penerang, melainkan juga sebagai pemimpin oleh masyarakat di sekitar. Ada beberapa laporan lama semasa VOC, kadangkala disebut sebagai haji. Pada masa awal proklamasi kemerdekaan, kembali peranan para alim ulama atau elit agama Islam ini teruji, misalnya di Banten, muncul gerakan aksi daulat dari kelompok Ce Mamat. Demikian pula di Cumbok, Pidie, gerakan Markas Uleebalang gagal menguasai wilayah Pidie. Ini disebabkan karena rakyat Pidie lebih mendukung para ulama yang bisa memberikan harapan lebih baik daripada para uleebalang yang menjadi kepala wilayah dan pemangku adat waktu itu. Terlepas dari adanya aspek-aspek negatif, bagaimanapun disini terlihat bahwa peranan kaum ulama atau elit agama tidak dapat ditepiskan begitu saja.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain