Text
RAHMAH EL YUNUSIYAH TOKOH PEMBAHARU PENDIDIKAN DAN AKTIVIS PEREMPUAN DI SUMATERA BARAT
Rahmah El Yunusiyah dilahirkan di Kota Padang Panjang, tanggal 29 Desember 1900. Selain belajar ilmu agama, kesehatan dan kebidanan, ia juga belajar cara bertenun, memasak, menjahit. Pada masa penjajahan Belanda, Rahmah El Yunusiyah menganut politik non-kooperasi dengan Belanda. Perjuangannya dalam pendudukan Jepang telah meninggalkan politik non-kooperasi. Politik yang dilakukannya yaitu politik praktis dengan memasuki dan membentuk beberapa organisasi. Diantaranya Anggota Daerah Ibu dan organisasi Kaum Ibu. Pada tanggal 2 Oktober 1945, ia mempelopori berdirinya TKR di Padang Panjang dengan tokoh Gyugun lainnya. Selanjutnya ia membentuk Pasukan ”Ekstremist” yang betujuan untuk mencari senjata api dan perlengkapan Belanda. Ia juga mempelopori pendirian laskar perempuan ”Sabilillah” yang kemudian bernama ”Sabil Muslimat”. Tahun 1958 Rahmah bergabung dengan PRRI karena ia tidak menyetujui garis politik Presiden Soekarno yang dianggap telah menyimpang dari garis perjuangan semula dengan merangkul Partai Komunis Indonesia. Tahun 1960 PRRI menyerah kepada pemerintah pusat, Rahmah tidak menyerah tetapi mengembara ke hutan. Pada tahun 1962 keluar ia dari hutan, dan mencurahkan perhatiannya hanya untuk kemajuan perguruannya. Dan akhirnya pada tanggal 26 Februari 1969 bertepatan dengan tanggal 9 Zulhijah 1388 H, dalam keadaan berwudhu menjelang waktu sholat magrib ia wafat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain