Text
INVENTARISASI TOKOH-TOKOH SEJARAH DI KALIMANTAN SELATAN
Usaha yang dilakukan pemerintah saat ini yaitu melakukan pemugaran terhadap peninggalan-peninggalan sejarah, menggali atau mendata pelaku-pelaku/tokoh-tokoh sejarah yang berada di Kalimantan Selatan, selain itu juga mempunyai dampak positif terhadap pengembangan perekonomian, pemerintah daerah dalam bidang pariwisata. Dengan usaha itu juga agar inventarisasi tokoh-tokoh sejarah di Kalimantan Selatan dapat memacu atau mendata pelaku/tokoh-tokoh sejarah di Kalimantan Selatan. Tokoh-tokoh sejarah Kalimantan Selatan diantaranya Hasan Basry, Pangeran Antasari, Syamsuddin Noor, Hidayatullah, H. Abrani Sulaiman, Muhammad Seman.
Kerajaan Banjar berpusat di Banjarmasin pada abad ke-16 tepatnya terletak di Kampung Kuin. Pada tahun 1860, Pemerintah Belanda mengambil alih hingga Perang Dunia II, di mana kedudukan Banjarmasin menjadi ibu kota Keresidenan Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah.
Banjarmasin adalah ibu kota Kalimantan Selatan yang merupakan sebuah kota dagang yang berkembang sejak abad ke-16. Juga Banjarmasin sebagai pintu gerbang utama Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang dulunya pernah terkenal dengan penghasil lada dan penghasil hutan lainny, maka sekarang hasil ekspor kayu dan rotan yang makin bertambah ramai.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain