Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of BANDA ACEH DALAM SIKLUS PERDAGANGAN INTERNASIONAL 1500 - 1873
Penanda Bagikan

Text

BANDA ACEH DALAM SIKLUS PERDAGANGAN INTERNASIONAL 1500 - 1873

SUDIRMAN - Nama Orang;

Masuknya kekuasaan Belanda ke Aceh pada abad ke-19 menyebabkan munculnya berbagai kota sebagai pusat administrasi kolonial dan kegiatan ekonomi. Banda Aceh dapat diidentikkan sebagai pusat kerajaan dan sebagai bandar atau pelabuhan tempat impor-ekspor berlangsung. Pusat kerajaan atau pusat pemerintahan dapat terjadi sekaligus sebagai bandar atau pelabuhan. Pada waktu itu, usaha perdagangan sepenuhnya dikuasai oleh Sultan, sedangkan Uleebalang dan pedagang lainnya hanya diizinkan berdagang sebagai pedagang perantara. Sultan Aceh mendominasi usaha perdagangan secara intensif pada akhir abad ke-16 hingga permulaan abad ke-17 pada masa Sultan Alkahhar dan Iskandar Muda. Dominasi Iskandar Muda dalam bidang perdagangan karena berkuasa penuh dalam bidang politik dan militer, sehingga berhasil dalam bidang ekonomi. Bandar Aceh Darussalam sebegai pusat pemerintahan Kerajaan Aceh adalah salah satu Bandar perdagangan yang ramai semenjak abad ke-16. Berbagai hasil bumi dari daerah pedalaman bahkan dari daerah-daerah uleebalang harus diangkut terlebih dahulu ke pusat pemerintahan di Bandar Aceh Darussalam. Perkembangan Kesultanan Aceh semenjak awal abad ke-16 menunjukkan adanya hubungan yang erat antara perdagangan dengan kekuasaan negara, bahkan perdagangan merupakan basis kekuasaan politik.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SEK -900-(900-909) SUD B
Penerbit
Nanggroe Aceh Darussalam : BPSNT BANDA ACEH., 2009
Deskripsi Fisik
vi + 158hlm; 14cm x 21cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-9164-74-2
Klasifikasi
SEK - 900 (900-909)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?