Text
PUPUTAN BADUNG 20 SEPTEMBER 1906: PERJUANGAN RAJA DAN RAKYAT BADUNG MELAWAN KOLONIALISME BELANDA
Bagian-bagian daerah Badung yang semula terlepas sebagai sebuah segmen karena tidak memiliki hubungan satu dengan lainnya, kemudian terintegrasi ke dalam struktur sehingga membentuk kerajaan Badung sebagai sebuah sistem politik dibawah I Gusti Ngurah Denpasar. Puncak Integrasi ke dalam sebuah sistem ditunjukkan oleh hubungan melalui perdagangan maupun interaksi daerah pertanian di pedalaman sejak dipersatukan oleh I Gusti Ngurah Denpasar pada tahun 1779. Permasalahan yang kemudian muncul sebagai akibat interaksi dengan dunia barat juga tidak meninggalkan cara yang khas. Perubahan yang semula berjalan secara perlahan menjadi semakin jelas pada abad ke 19. Selanjutnya perubahan yang sangat cepat yang terjadi pada permulaan abad ke 20, mengharuskan raja dan rakyat Badung kembali mengartikulasikan nilai yang dianggap luhur, yaitu ikhlas didalam menghadapi perubahan yang sedang berlangsung pada waktu itu.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain