Text
ADAPTASI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT BAJAU DI PEMUKIMAN BARU KALIMANTAN TIMUR
Masyarakat Bajau Pasir Mayang yang beradaptasi dengan kehidupan sosial ekonomi dengan suku lainnya belum seluruhnya melepaskan diri dari kehidupan tradisional mereka yaitu air. Meskipun mereka sudah pindah dari kehidupan perahu ke kehidupan rumah, sudah mengenal listrik, radio televisi bahkan ada yang sudah memasang parabola, rumah-rumah mereka didirikan berjejer sepanjang bibir pantai. Ini membedakan rumah-rumah suku Banjar, suku Bugis dan suku-suku lainnya yang dibangun di darat. Mata pencaharian pokok suku Bajau yang tadinya secara tradisional erat hubungannya dengan laut kini juga mengenal bercoock tanam, beternak, pengrajin industri perahu/ kapal motor, bergerak di bidang jasa, menjadi pegawai negeri, pedagang dan bidang-bidang lainnya. Tingkat pendidikan Suku Bajau mulai dari Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, SMP, SLTA dan Akademi. Kegiatan sosial suku bajau Pasir Mayang adalah jumpitan dari rukun kematian. Masyarakat Bajau Pasir Mayang seluruhnya beragama Islam. Masyarakat Bajau yang telah beradaptasi dengan perkembangan pembangunan jauh lebih baik keadaan sosial ekonominya dari pada masyarakat Bajau yang masih teguhmemegang tata nilai tradisional lama.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain