Text
ARTI PERLAMBANG DAN FUNGSI TATA RIAS PENGANTIN DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI BUDAYA PROPINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH
Tata rias pengantin yang merupakan salah satu bagian dari upacara perkawinan, merupakan salah satu unsur budaya dari masyarakatnya. Sejalan dengan itu, maka tata rias pengantin di Daerah Istimewa Aceh, Gayo dan Aneuk Jamee yang menjadi kajian ini tidak luput dari adanya pembaharuan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pengetahuan yang dituangkan secara lisan selalu tidak sempurna serta ditambah lagi ada kemauan dari generasi penerima untuk melakukan perobahan. Tata rias pengantin tradisional pada ketiga suku bangsa yang diteliti menunjukkan adanya unsur-unsur pembaharuan. Pembaharuan ini dapat ditimbulkan oleh karena kesengajaan yang dilakukan oleh para juru rias, maupun hal yang tidak disengaja oleh mereka karena kekurangan pengetahuan di bidang tersebut. Gejala baru menunjukkan pergeseran pelapisan sosial, yang pada masa lampau lebih didasarkan pada faktor keturunan, namun sekarang adanya gejala berdasarkan sosial ekonomi dan pendidikan. Hal ini menunjukkan adanya kelas elit baru di dalam masyarakat yang turut mempengaruhi tata rias.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain