Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PERANAN MAMAK TERHADAP KEMENAKAN DALAM KEBUDAYAAN MINANGKABAU MASA KINI
Penanda Bagikan

Text

PERANAN MAMAK TERHADAP KEMENAKAN DALAM KEBUDAYAAN MINANGKABAU MASA KINI

YAHYA SAMIN, ZAIFUL ANWAR, YONDRI, SULTANI, KUSNEL YELMI, DJURIP, MULFRAYETNI, YULISMA - Nama Orang;

Peranan mamak terhadap kemenakan dalam kondisi sekarang ini, agaknya memang telah terjadi suatu pergeseran nilai yang mengakibatkan terjadinya suatu fenomena baru dalam kehidupan bermamak berkemenakan di lingkungan masyarakat Minangkabau baik yang tradisional maupun yang ideal. Perubahan peranan mamak tersebut dapat dilihat pada pelbagai segi kehidupan seperti pada pola pendidikan, sosial ekonomi dan agama. Pada prinsipnya seorang mamak kaum itu setelah diangkat sebaiknya berada dikampung, karena tugas pokoknya untuk memperhatikan anak kemenakan. Akan tetapi dewasa ini telah banyak terjadi bahwa pengangkatan seorang penghulu (pimpinan kaum) orang yang berada di daerah perantauan dan hanya pulang kampung sekali-kali. Pada saat sekarang ini kurang kelihatannya peranan mamak terhadap kemenakan dalam struktur keluarga Minangkabau disebabkan oleh semakin menguatnya peranan ayah dalam kehidupan rumah tangga. Walaupun terjadi perubahan didalam masalah peranan mamak terhadap kemenakan, namun yang sampai saat ini masih tetap dipertahankan adalah fungsi mamak sebagai penghulu. Pada beberapa nagari di Sumatera Barat keberadaan mamak masih dipertahankan guna untuk melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau, dan karena keberadaan seorang mamak atau penghulu masih diperlukan. Dengan demikian tidak mengherankan jika disetiap nagari masih ada upacara-upacara pengangkatan penghulu. 


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Sumatera Barat : DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN., 1996/1997
Deskripsi Fisik
104
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
TDK - 392 (390-399)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?