Text
PERANAN MAMAK TERHADAP KEMENAKAN DALAM KEBUDAYAAN MINANGKABAU MASA KINI
Peranan mamak terhadap kemenakan dalam kondisi sekarang ini, agaknya memang telah terjadi suatu pergeseran nilai yang mengakibatkan terjadinya suatu fenomena baru dalam kehidupan bermamak berkemenakan di lingkungan masyarakat Minangkabau baik yang tradisional maupun yang ideal. Perubahan peranan mamak tersebut dapat dilihat pada pelbagai segi kehidupan seperti pada pola pendidikan, sosial ekonomi dan agama. Pada prinsipnya seorang mamak kaum itu setelah diangkat sebaiknya berada dikampung, karena tugas pokoknya untuk memperhatikan anak kemenakan. Akan tetapi dewasa ini telah banyak terjadi bahwa pengangkatan seorang penghulu (pimpinan kaum) orang yang berada di daerah perantauan dan hanya pulang kampung sekali-kali. Pada saat sekarang ini kurang kelihatannya peranan mamak terhadap kemenakan dalam struktur keluarga Minangkabau disebabkan oleh semakin menguatnya peranan ayah dalam kehidupan rumah tangga. Walaupun terjadi perubahan didalam masalah peranan mamak terhadap kemenakan, namun yang sampai saat ini masih tetap dipertahankan adalah fungsi mamak sebagai penghulu. Pada beberapa nagari di Sumatera Barat keberadaan mamak masih dipertahankan guna untuk melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau, dan karena keberadaan seorang mamak atau penghulu masih diperlukan. Dengan demikian tidak mengherankan jika disetiap nagari masih ada upacara-upacara pengangkatan penghulu.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain