Text
ESTAFET KEPEMIMPINAN BOYONG KENTHONG DESA PENGGARIT
Buku ini menceritakan tentang tradisi Boyong Kenthong yang terdapat di Desa Penggarit, Jawa Tengah. Kenthongan adalah alat komunikasi tradisional masyarakat yang digunakan untuk memberi tanda adanya kebakaran, pencurian, bencana alam, kematian, atau untuk mengumpulkan warga. Kenthogan berkaitan dengan kepemimpinan desa, kenthongan memiliki makna simbolis yang lebih dalam. Tradisi Boyong Kenthong dilakukan setiap kali terjadi pergantian kepala desa. Kenthongan dipindahkan dari pemimpin lama kepada pemimpin baru sebagai simbol estafet kepemimpinan. Perpindahan ini bukan sekadar serah terima jabatan, tetapi juga pewarisan nilai, tanggung jawab, dan amanah yang harus dijalankan demi keberlangsungan kehidupan sosial masyarakat. Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tetapi juga nilai dan tanggung jawab yang diwariskan. Tradisi lokal seperti Boyong Kenthong memperlihatkan bagaimana masyarakat menjaga kontinuitas kepemimpinan dengan simbol budaya. Buku ini juga menekankan pentingnya pelestarian tradisi sebagai bagian dari pendidikan kepemimpinan dan identitas sosial masyarakat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain