Text
PERUBAHAN NILAI UPACARA TRADISIONAL PADA MASYARAKAT PENDUKUNGNYA DAERAH SULAWESI UTARA
PERUBAHAN NILAI UPACARA TRADISIONAL PADA MASYARAKAT PENDUKUNGNYA DAERAH SULAWESI UTARA
Secara umum dapat dikatakan bahwa masyarakat masih mempertahankan upacara perkawinan, walaupun ada tahap-tahap tertentu dalam tatacara upacara sebelum dan sesudah perkawinan (pernikahan) mengalami perubahan yakni digabungkan atau disatukan pelaksanaannya, tetapi tidak mengurangi nilai dan fungsinya karena inti dari upacara tersebut tetap dipertahankan baik menurut adat maupun ketentuan syariat agama Islam. Pada masa kini, upacara perkawinan sebagai salah satu aspek dari upacara tradisional, dikembangkan sebagai penunjang program pembangunan dalam bidang pariwisata guna menambah devisa negara dan pendapatan masyarakat, karena upacara perkawinan di kemas sebagai salah satu suguhan wisata yang menarik untuk ditonton. Selain itu, ada tahap tertentu dalam upacara perkawinan di Mongondow tidak ditemukan di daerah lain seperti upacara mogama dengan syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh orang tua dan keluarga pengantin pria.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain