Text
PARAGRAF
Didalam sebuah tulisan atau karangan biasanya terdapat bagian yang agak menjorok ke dalam. Bagian yang secara fisik sudah tampak dengan nyata karena adanya tanda menjorok itu disebut paragraf. Dengan kata lain, batas-batas paragraf ditandai indensi (biasanya dimulai pada ketukan kelima dari marin kiri). Dalam sebuah karangan/tulisan, paragraf mempunyai fungsi memudahkan pengertian dan pemahaman dengan memisahkan satu topik atau tema dengan topik atau tema yang lain karena setiap paragraf hanya boleh memiliki satu unit pikiran atau ide pokok. Ide pokok tersebut berfungsi sebagai pengendali informasi yang diungkapkan melalui sejumlah kalimat. Berdasarkan letak gagasan utama, paragraf dapat dibedakan atas paragraf deduktif, induktif, deduktif-induktif, ineratif, dan menyebar. Berdasarkan gaya pengungkapan dibedakan menjadi narasi, deskripsi, eksposisi, persuasi, argumentasi. Berdasarkan urutan pada umumnya suatu karangan terdiri atas tiga bagian, yaitu paragraf pembuka, paragraf isi, dan paragraf penutup. Dan ketiga paragraf tersebut tidak dapat dipisahkan dari struktur karangan. Bagian akhir dalam buku Paragraf ini membahas mengenai penalaran, yang diartikan sebagai proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indra (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Dalam penulisan paragraf, ada dua pola penalaran yang biasa digunakan yaitu pola penalaran induktif dan pola penalaran deduktif.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain