Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of RITUAL PENO’-PENO’ DALAM TRADISI BUGIS KUBU RAYA
Penanda Bagikan

Text

RITUAL PENO’-PENO’ DALAM TRADISI BUGIS KUBU RAYA

GUNAWAN - Nama Orang; ILHAM SETIAWAN - Nama Orang; MUHAMMAD RAFI'I - Nama Orang;

Peno’-Peno’ adalah ritual budaya Suku Bugis di Kalimantan Barat. Ritual ini hidup dan berkembang di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah dan Kota Pontianak. Sejalan berkembangnya waktu ritual ini sukar ditemukan di kedua daerah tersebut, tetapi di Kubu Raya ritual ini masih digolongkan sebagai ritual yang sering dilaksanakan. Secara harfiah ritual peno’-peno’ berasal dari kata peno’ yang memiliki makna turun. Menurut Ibrahim (2021:31) ritual peno’-peno’ merupakan ritual menurunkan seperangkat persembahan berupa lesuji yang terbuat dari bambu, anyaman daun kelapa (anca’), lepat-lepat, sokko’ hingga ketupat. Ritual ini sering kali menjadi simbolis yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat Bugis. Dalam tradisi ini, masyarakat Bugis biasanya melakukan persembahan kepada leluhur sebagai ungkapan rasa syukur dan permohonan perlindungan kepada Allah Taala. Praktik ini sejalan dengan pandangan bahwa tradisi dan ritual berfungsi sebagai penghubung antara generasi yang lebih tua dengan yang muda, serta sebagai cara untuk menjaga hubungan harmonis dengan Sang Pencipta, alam, dan lingkungan sekitar. Tujuan utama dari pelaksanaan ritual Peno’-Peno’ adalah untuk memperkuat ikatan spiritual dan memohon perlindungan dari Allah Taala, serta memohon berkah agar kehidupan menjadi lebih baik. Ada ditemukan tiga jenis peno’-peno’ yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Bugis Kubu Raya, diantaranya Peno’-Peno’ niat, Peno’-Peno’ keturunan, dan Peno’-Peno’ bawaan acara.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TDK - 392 (390-399) GUN
Penerbit
Kalimantan Barat : PUSTAKA RUMAH ALOY (PRA)., 2025
Deskripsi Fisik
x + 134hlm; 15,5cm x 23cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-474-087-5
Klasifikasi
TDK - 392 (390-399)
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?