Text
ORANG BUGIS DI SUNGAI KAKAP KALIMANTAN BARAT
Orang Bugis memiliki identitas yang secara umum mudah dikenal orang. Biasanya orang yang mengidentifikasikan orang Bugis melalui bahasa dan budaya mereka. Bahasa Bugis memiliki konstruk bunyi yang khas, beebeda dibandingkan ciri bunyi di kosakata bahasa laindan jika dituturkan oleh penuturnya orang lain akan lebih mudah menandakan bahasa itu. Kenyataannya di Sungai Kakap, meskipun bahasa Bugis memiliki ciri yang khas, dan dapat dijadikan penanda identitas Bugis, namun sekarang ini hanya digunakan oleh kalangan tua saja. Orang Bugis tidak menganggap identitas bahasa sebagai sesuatu yang penting dalam penjatidirian mereka sebagai orang Bugis. Jadi, di lapangan ditemukan bahwa bagi orang Bugis, bahasa Bugis bukan ciri penting bagi orang Bugis. Anggapan ini selaras dengan kenyataan soal bagaimana mereka memilih nama. Nama-nama dengan rumus fonotaktik Bugis jarang dijumpai. Nama dengan ciri Bugis hanya ditemukan di kalangan orang tua. Sedangkan di kalangan muda, nama yang diberikan kepada mereka lebih cenderung sukar ditebak untuk mengetahui identitas suku mereka. Budaya yang menjadi ciri khas Bugis masih bisa dijumpai. Begitu juga dalam perkawinan. Sekarang ini, perkawinan yang dilaksanakan di Sungai Kakap tidak berbeda antara Bugis dan bukan Bugis. Proses, alat, dll yang pokok sama saja. Mungkin yang berbeda adalah adanya poko’ telo’ pada orang Bugis, sedangkan pada orang yang bukan Bugis tidak ada.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain