Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of INVENTARISASI UPACARA PERKAWINAN ADAT MASYARAKAT DAYAK NGAJU DI KABUPATEN GUNUNG MAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Penanda Bagikan

Text

INVENTARISASI UPACARA PERKAWINAN ADAT MASYARAKAT DAYAK NGAJU DI KABUPATEN GUNUNG MAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

ASNAINI - Nama Orang; SISVA MARYADI - Nama Orang;

Adat merupakan kebiasaan yang telah dilaksanakan secara turun-temurun dan menyangkut segala sesuatu dalam kehidupan masyarakat yang berasal dari nenek moyang orang Ngaju. Bagi orang Dayak Ngaju jalan adat perkawinan memiliki nilai-nilai luhur bagi kehidupan perkawinan: hubungan dengan Sang Pencipta, hubungan dengan gender, hubungan anak dengan orang tua dan hubungan dengan sosial masyarakat dan norma-norma. Terhadap tahapan dan tata cara perkawinan (Dayak Ngaju dan agama resmi) sama-sama memaknai perlu adanya keteraturan dan tatanan yang baik (bukan liar/kumpul kebo), perlunya pengakuan atas hubungan tersebut dari banyak pihak dan adanya relasi atau sosial religi tidak hanya menyangkut dua insan saja tetapi juga dengan keluarga, masyarakat, dan pertanggungjawaban dengan Tuhan. Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya perubahan dalam pelaksanaan rangkaian upacara perkawinan adat yaitu diantaranya kehadiran agama memberikan pengaruh besar dalam pelaksanaan acara adat di tengah-tengah budaya dan tradisi yang telah berlangsung sejak nenek moyang mereka. Selain itu karena perkawinan yang dilakukan dengan orang-orang di luar suku mereka juga memberikan pengaruh dalam perubahan tahapan pelaksanaan upacara adat tersebut serta dengan adanya perkawinan sumbang yang berdampak perubahan dalam pelaksanaan upacara adat itu. Terkadang dalam pelaksanaan upacara itupun tergantung pada kemampuan keluarga dan kesepakatan kedua belah pihak sehingga ada tahapan-tahapan yang tidak dapat dipenuhi.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
L2.1 (DAYAK) ASN I
Penerbit
Pontianak : BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA KALIMANTAN BARAT., 2022
Deskripsi Fisik
iv + 50hlm; 21cm x 30cm; ILUS
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
L2.1 (DAYAK)
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XII Kalimantan Barat
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?